KP2MI Kawal Penanganan Insiden Pekerja Migran di Taiwan
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengawal penanganan insiden yang dialami sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) di Kota Taichung, Taiwan, pada 14 Juni 2026.
Menteri P2MI Mukhtarudin menyatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.
>>> Jamaah Umrah Sumbar Berangkat Pakai Pesawat Penjemput Haji di Madinah
“KP2MI bersama KDEI Taipei terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum yang berlaku,” kata Mukhtarudin dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.
Pemerintah berkomitmen mengawal penanganan insiden tersebut agar setiap warga negara Indonesia memperoleh akses kekonsuleran, pendampingan, dan perlindungan yang menjadi hak mereka.
Berdasarkan informasi dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, insiden terjadi di sekitar Stasiun Taichung dan melibatkan sejumlah WNI.
Otoritas Taiwan masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat dan mendalami kronologi kejadian.
Perkembangan terbaru menunjukkan otoritas Taiwan telah mengamankan tujuh PMI yang diduga terkait peristiwa tersebut, masing-masing berinisial G, S, N, SF, NAN, R, dan A.
Hasil identifikasi awal menyebutkan enam orang berstatus pekerja kaburan, sementara satu orang lainnya overstay.
Seluruh yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh otoritas setempat, dan proses penyelidikan terus berlangsung.
>>> KAI Daop 2 Layani 13.222 Pelanggan pada Momentum Libur Panjang
KP2MI terus berkoordinasi dengan KDEI Taipei untuk memperoleh informasi terbaru terkait status hukum, keimigrasian, dan kondisi para PMI yang diamankan.
Kementerian juga melakukan penelusuran dan verifikasi data guna memastikan identitas dan status penempatan para PMI.
Mukhtarudin mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan di negara penempatan demi keselamatan dan perlindungan diri selama bekerja di luar negeri.
Update Terbaru
Galaxy Z Fold 8 Dikabarkan Punya Layar Lipat Lebih Halus dan Kuat
Selasa / 16-06-2026, 18:16 WIB
Tahun Baru Islam, Pemprov NTB Ajak Warga Bersama Tekan Kemiskinan
Selasa / 16-06-2026, 18:12 WIB
Polres Rejang Lebong Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis untuk Warga
Selasa / 16-06-2026, 18:12 WIB
Adu Spek Poco X8 Pro Vs Iqoo Z11: Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?
Selasa / 16-06-2026, 18:10 WIB
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji di NTB Aman Selama Libur Tahun Baru Islam
Selasa / 16-06-2026, 18:10 WIB
Gubernur Sulsel Sambut 392 Haji Kloter 21 di Makassar
Selasa / 16-06-2026, 18:10 WIB
Faktor Kesuksesan Global Serial Netflix 'Teach You a Lesson'
Selasa / 16-06-2026, 18:08 WIB
Sinopsis The Equalizer 2, Bioskop Trans TV 16 Juni 2026
Selasa / 16-06-2026, 18:08 WIB
Bank Jatim Tegaskan Tidak Ada Indikasi Gangguan Sistem usai Muncul Klaim Kebocoran 5,7 Juta Data Nasabah
Selasa / 16-06-2026, 18:08 WIB
Biodata Kwon Eun Bin: Eks CLC Putuskan Tinggalkan Dunia Hiburan Korea Selatan
Selasa / 16-06-2026, 18:06 WIB
Data Internal Nintendo Diduga Bocor dari Platform HR Pihak Ketiga
Selasa / 16-06-2026, 18:05 WIB
Hiu Putih Besar Muncul di Mediterania, Tim Penyelam Terkejut
Selasa / 16-06-2026, 18:05 WIB
BPBD: 15 Rumah Rusak di Parigi Moutong Akibat Gempa M6,7 Sulteng
Selasa / 16-06-2026, 18:04 WIB
Pemukim Israel Bakar Kendaraan dan Coba Bakar Masjid di Ramallah
Selasa / 16-06-2026, 18:04 WIB






