Invisibility atau kemampuan menghilang telah lama menjadi impian manusia, dari cerita fiksi hingga teknologi militer.

Kini, para ilmuwan di Universitas Fudan, China, berhasil menciptakan terobosan baru yang membawa kita semakin dekat ke realitas tersebut.

>>> Pemkot Palu Tutup Sementara Jembatan Palu III Usai Gempa Magnitudo 6,7

Mereka mengembangkan sebuah perisai berbasis metamaterial yang disebut cangkang difusi nol ganda. Material ini memiliki sifat permitivitas dan permeabilitas mendekati nol, sehingga gelombang elektromagnetik dapat melewatinya tanpa gangguan.

Akibatnya, objek yang dilindungi perisai ini menjadi benar-benar transparan bagi gelombang tersebut, tanpa meninggalkan bayangan atau garis luar yang bisa dideteksi.

Keterbatasan Metode Sebelumnya

Pendekatan konvensional untuk membuat benda tak terlihat biasanya menggunakan metamaterial yang membelokkan gelombang cahaya. Namun, metode ini hanya berhasil sebagian karena objek masih meninggalkan gangguan di sekitarnya.

Cangkang difusi nol ganda mengatasi masalah tersebut dengan tidak mengganggu lingkungan sama sekali, baik di dalam maupun di luar perisai.

>>> Syahdunya Pergantian Kiswah Sambut Tahun Baru di Tanah Suci

Masih Jauh dari Sempurna

Meski menjanjikan, teknologi ini masih terbatas pada jenis gelombang tertentu dan kondisi laboratorium yang terkontrol.

Untuk membuatnya bekerja pada spektrum cahaya tampak atau objek berukuran besar masih menjadi tantangan besar.

Para peneliti optimis bahwa teknologi ini suatu hari dapat digunakan untuk sensor non-invasif, perangkat medis yang lebih canggih, atau bahkan teknologi siluman.

>>> Samsung Luncurkan The Frame TV Khusus Hotel dengan Fitur Unggulan

Jadi, meskipun jubah tembus pandang ala Harry Potter masih fiksi, sains di baliknya semakin mendekati kenyataan.