Microsoft secara resmi mengangkat Gunawan Susanto sebagai Country General Manager (CGM) baru untuk Indonesia. Penunjukan ini menggantikan Dharma Simorangkir yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Langkah strategis ini bertepatan dengan realisasi komitmen investasi jangka panjang Microsoft di Indonesia senilai USD1,7 miliar selama empat tahun ke depan.

>>> HYBE Minta Maaf Konser BTS di Busan Molor 75 Menit

Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI) lokal.

Selain pembangunan infrastruktur, Microsoft juga telah menjalankan program Microsoft Elevate yang menjaring lebih dari 2 juta peserta.

Sebanyak 1,2 juta orang di antaranya telah sukses mendapatkan kredensial resmi dari Microsoft.

Pernyataan Presiden Microsoft ASEAN

Presiden Microsoft ASEAN, Mayank Wadhwa, menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu ekonomi digital paling berpengaruh di Asia.

"Dengan pengalaman dan pemahaman lokal yang dimiliki Gunawan, kami akan membantu organisasi-organisasi di Indonesia mengubah ambisi tersebut menjadi dampak nyata," ujarnya.

>>> Cara Cek Bansos PKH Juni 2026 Lewat HP Secara Online

Dalam peran barunya, Gunawan bertanggung jawab mengarahkan seluruh strategi bisnis dan kemitraan Microsoft. Area kepemimpinannya mencakup sektor pemerintahan, perusahaan besar, startup, hingga UMKM.

Fokus utama Gunawan adalah perluasan adopsi AI yang bertanggung jawab, pemantapan pengembangan talenta digital, serta penciptaan pertumbuhan inklusif.

Mantan Presiden Direktur AWS Indonesia dan CEO IBM Indonesia ini memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun.

Gunawan juga membawa misi personal.

"Saya secara khusus terinspirasi oleh potensi untuk memanfaatkan kapabilitas Microsoft dalam mendukung transformasi digital Indonesia, sekaligus memajukan misi pribadi saya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi setiap warga Indonesia," katanya.

>>> Sucor Sekuritas: IHSG Berpotensi Menguat ke Level 6.700

Melalui kepemimpinan baru ini, Microsoft Indonesia ditargetkan mampu melangkah ke fase berikutnya dalam mempercepat adopsi teknologi AI dan menyokong kekuatan ekosistem digital nasional.