Ratusan warga lereng Gunung Arjuno di Desa Rekesan, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan menggelar prosesi tradisi sedekah bumi secara semarak pada Minggu pagi, 14 Juni 2026.

Perhelatan budaya untuk melestarikan tradisi leluhur ini dimeriahkan dengan arak-arakan sejumlah ancak berisi hasil bumi, jajanan pasar, lauk pauk daging sapi dan ayam, hingga bahan pokok keliling desa.

>>> Kemendikdasmen Tetapkan Aturan Usia dan Syarat Dokumen SPMB PAUD 2026

Pawai budaya yang diikuti ratusan warga dari tiga RT di lingkungan RW 05 Desa Rekesan ini juga menampilkan kesenian tradisional Bantengan, pesta kembang api, serta petasan.

Rangkaian acara syukur tersebut sudah dimulai sejak Sabtu malam melalui kegiatan doa bersama dengan para sesepuh desa serta pemotongan seekor sapi hasil swadaya masyarakat setempat.

Ungkapan Syukur dan Harapan

Ketua RW 05 Desa Rekesan, Subagyo menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar setiap dua tahun sekali ini merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para leluhur.

>>> Prabowo Ajak Jerman Perluas Investasi di Sektor Strategis Indonesia

"Alhamdulillah, melalui sedekah bumi kita berharap seluruh warga Desa Rekesan makin guyub, rukun, seger waras, dan bahagia selalu," ujar Subagyo.

Acara ini juga menarik perhatian besar dari masyarakat luar desa hingga sejumlah wisatawan yang sedang berkunjung ke sekitar wilayah Prigen.

"Senang rasanya bisa melihat kebersamaan dan kebahagiaan warga sambil melihat arak-arakan ancak dan pertunjukan kesenian Bantengan," ujar Levina, salah satu warga Desa Rekesan, Prigen, Pasuruan.

>>> Saham Grup Bakrie Dorong Indeks Bisnis-27 ke Zona Hijau

Seluruh hasil bumi dan makanan yang diarak kemudian dibagikan secara gratis kepada warga setempat maupun masyarakat umum dari luar Desa Rekesan.