Harga minyak dunia anjlok hampir 5 persen pada perdagangan Senin (15/6/2026) dan menyentuh level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Penurunan tajam ini dipicu oleh pengumuman Amerika Serikat mengenai penandatanganan nota kesepahaman perdamaian dengan Iran.

>>> Hitungan Hari Puasa Ramadan 15 Maret 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Sentimen positif pasar muncul setelah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur krusial yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia.

Penurunan ini menghapus sebagian besar premi risiko geopolitik yang sebelumnya melambungkan harga energi selama konflik berlangsung.

Harga Minyak Brent dan WTI Terkoreksi

Harga minyak mentah Brent ditutup merosot US$ 4,16 atau 4,76 persen ke level US$ 83,17 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS jatuh sebesar US$ 4,13 atau 4,87 persen menjadi US$ 80,75 per barel.

Ekspektasi pulihnya pasokan global dari Timur Tengah menjadi faktor penekan utama di pasar komoditas.

Langkah Iran memotong harga jual resmi minyak mentah ringan untuk pasar Asia turut memperkuat tren penurunan tersebut.

>>> Promo JSM Superindo 24-26 April 2026: Diskon Belanja hingga 40 Persen

Lembaga keuangan Citi langsung merespons dengan merevisi turun proyeksi harga rata-rata minyak Brent untuk paruh kedua tahun ini.

Bank tersebut memproyeksikan Brent berada di angka US$ 75 per barel pada kuartal ketiga dan US$ 70 per barel pada kuartal keempat.

Kendati demikian, pemulihan rantai pasok global diperkirakan tidak instan setelah penutupan jalur laut selama lebih dari tiga bulan.

Badan Energi Internasional mencatat konflik tersebut sempat menghentikan produksi minyak global hingga 14 juta barel per hari.

Faktor keterbatasan persediaan minyak global dinilai masih berpotensi menopang harga dalam jangka panjang.

Data pemerintah AS menunjukkan cadangan minyak strategis negara-negara ekonomi utama saat ini mendekati level terendah sejak tahun 2003.

>>> Memahami Investasi Pertumbuhan untuk Menggandakan Nilai Modal Saham

Upacara penandatanganan resmi perjanjian damai komprehensif dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Jumat mendatang.