Trump: Tanpa Kesepakatan Damai, Iran Bisa Dibombardir Hingga Dua Tahun
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa tanpa adanya kesepakatan damai, Iran berpotensi menghadapi serangan bom dari AS dalam waktu yang panjang.
"Jika kami tak membuat kesepakatan ini, kami bisa saja menjatuhkan lebih banyak bom selama dua minggu, tiga minggu, empat minggu, bahkan hingga dua tahun," ujar Trump dalam konferensi pers pada Rabu (17/6).
>>> Cinta Quran Foundation Gelar Amazing Muharram 15 untuk Atasi Burnout
Ia menambahkan bahwa tanpa kesepakatan tersebut, Selat Hormuz tidak akan kembali dibuka. Trump juga mengklaim pasar akan terus merosot ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Peran Kunci di Balik Kesepakatan
Trump menegaskan bahwa kesepakatan ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk disusun. Ia mengaitkannya dengan pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Menurut Trump, jika Soleimani tidak tewas, kesepakatan damai dengan Iran mungkin tidak akan pernah tercapai. Ia juga menyebut bahwa tanpa kesepakatan, Iran berisiko menghadapi bencana ekonomi.
>>> Pemilihan Sekolah SPMB Jakarta 2026 Resmi Ditutup
Pada 14 Juni, Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman (MoU) perdamaian telah rampung. Dokumen itu dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6).
MoU tersebut memberi waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final terkait program nuklir Iran dan pencabutan sanksi AS.
>>> Roberto Martinez Tetap Dukung Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Kongo
Trump juga mengisyaratkan kemungkinan tetap di Eropa untuk menghadiri penandatanganan.
Update Terbaru
Google Perbarui Android Switch untuk Migrasi Mudah dari iPhone
Kamis / 18-06-2026, 13:45 WIB
Pemerintah Siapkan Rp14,09 Triliun untuk Tunjangan Guru Non-ASN pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 13:45 WIB
Pemerintah Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di GBK
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Investor Asing Borong Saham Merdeka Gold Resources Rp 945 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Pemerintah Siapkan Rp14 Triliun untuk Tunjangan Guru Non-ASN pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Menaker Buka Peluang Tinjau Ulang Aturan Pekerja Alih Daya
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Pemerintah Naikkan Dana BOPTN 2027 Menjadi Rp650 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo, Ronaldo Cetak Rekor Tua
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
5 Tanda Tubuh dan Pikiran Membutuhkan Istirahat Mental
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Synology Luncurkan DSM 7.4 dengan Fitur AI dan Efisiensi Penyimpanan
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Meksiko Rombak Lini Pertahanan Jelang Hadapi Korea Selatan
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Polda Metro Jaya Periksa Davina Karamoy Terkait Kasus Hanania Travel
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Synology Luncurkan DSM 7.4 dengan Asisten AI dan Fitur Penyimpanan Cerdas
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB






