Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingati ulang tahunnya yang ke-80 dengan cara yang tidak biasa.

Ia mengumumkan penyelesaian kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik dengan Iran, sekaligus menyelenggarakan ajang tarung bebas UFC di halaman South Lawn Gedung Putih.

>>> Kemensos Salurkan Kembali Bansos BPNT 2026, Ini Cara Cek Penerima

Pengumuman tersebut membawa dampak positif bagi sektor ekonomi global karena meredakan ketegangan geopolitik.

Langkah konkret yang diambil Pemerintah AS meliputi komitmen untuk menyudahi blokade angkatan laut di kawasan pelabuhan Iran, sehingga akses Selat Hormuz dapat dibuka kembali.

Kebijakan pembukaan jalur laut ini diproyeksikan dapat menekan lonjakan harga minyak dunia yang telah membebani masyarakat selama beberapa bulan terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung sebelum agenda hiburan dimulai.

"Kesepakatan ini kini telah selesai," tegas Trump.

Gelaran UFC di Halaman Gedung Putih

Setelah pernyataan resmi tersebut, area kepresidenan bertransformasi menjadi arena pertandingan bela diri yang kompetitif.

Sebanyak lebih dari 4.000 penonton memadati fasilitas tribun sementara yang dibangun khusus di bawah struktur logam besar bernama "The Claw".

Sejumlah pejabat tinggi pemerintahan turut hadir menyaksikan acara ini, di antaranya Ketua DPR Mike Johnson, Direktur FBI Kash Patel, hingga Presiden Polandia Karol Nawrocki.

Jalannya kompetisi berlangsung ketat di dalam oktagon kawat, di mana beberapa petarung yang menang langsung mendatangi Trump untuk memberikan penghormatan khusus.

Penyelenggaraan kompetisi olahraga di area istana kepresidenan ini mengundang kritik dari berbagai kalangan akademisi.

>>> BEI Sanksi 88 Emiten Terlambat Serahkan Laporan Keuangan 2025

Profesor klasik dari Cornell University, Mike Fontaine, menilai perpaduan aktivitas politik dan hiburan fisik tersebut menyerupai strategi panem et circenses atau "roti dan sirkus" zaman Kekaisaran Romawi.