Tim nasional Prancis menargetkan gelar juara Piala Dunia ketiga dalam sejarah mereka. Target ini sekaligus menjadi misi balas dendam atas kekalahan di final edisi 2022.

Penyerang sayap Ousmane Dembele menyampaikan ambisi tersebut pada Minggu (14/6/2026). Ia mengaku kekalahan dari Argentina di final lalu masih membekas.

>>> Spanyol Bersiap Hadapi Tanjung Verde di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Prancis kalah dari Argentina melalui adu penalti dengan skor 2-4 setelah imbang 3-3 hingga perpanjangan waktu. Hasil itu menggagalkan impian Les Bleus meraih gelar juara dunia secara beruntun.

Kini Prancis menjadi salah satu tim unggulan di Piala Dunia 2026 bersama Argentina, Spanyol, Inggris, Portugal, Jerman, dan Brasil.

Dembele menegaskan status favorit tidak menjamin apa pun.

>>> 3 Rekomendasi Kulkas Mini Hemat Listrik untuk Kos dan Kantor

"Ada banyak favorit, tapi hal itu tidak berarti apa pun di sepakbola.

Kami tahu Prancis telah mencapai final di dua edisi terakhir, jadi kami akan dibebani ekspektasi tinggi, tapi tetap fokus pada target," ujar Dembele.

Pemain Paris Saint-Germain itu menambahkan bahwa kenangan buruk di Qatar dijadikan motivasi positif. "Kekalahan itu memotivasi kami untuk melakukan yang lebih baik di Piala Dunia kali ini," katanya.

>>> Jerman Dorong Percepatan IEU-CEPA dengan Indonesia

Langkah awal Prancis dimulai dengan menghadapi Senegal di pertandingan pertama Grup I. Dembele menegaskan timnya siap bersaing meski dihadapkan pada ekspektasi tinggi.