Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan sesi I, ditutup menguat 302,08 poin atau 5,03% ke level 6.309,7.

Penguatan ini dipicu sentimen positif dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang turut mendorong bursa regional Asia.

>>> Mengungkap Sejarah Hari Valentine yang Identik dengan Kasih Sayang

Data Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat volume perdagangan mencapai 30,33 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,16 triliun dan frekuensi 1,88 juta kali.

Sebanyak 690 saham berhasil menguat, sementara 92 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Seluruh sektor saham kompak berada di zona hijau.

Sektor Barang Baku Pimpin Penguatan

Sektor barang baku menjadi pemimpin kenaikan dengan lonjakan 9,7%. Disusul sektor energi yang menguat 5,81% dan sektor perindustrian naik 5,67%.

Sektor barang konsumen primer tercatat naik 4,81%, sektor infrastruktur 4,38%, dan sektor transportasi 4,12%.

Sektor keuangan ikut menguat 3,94%, diikuti barang konsumen non-primer 3,16%.

>>> Bank Mandiri Perbarui Kopra Mobile dengan Fitur Baru untuk Transaksi Bisnis

Sektor properti terangkat 2,26%, sektor teknologi melaju 1,86%, dan sektor kesehatan tumbuh 1,09%.

Saham Pendorong dan Pemberat

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melesat 29,87% menjadi Rp 100, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) melejit 24,88% ke Rp 1.255, dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) naik 24,86% ke Rp 442.

PT Remala Abadi Tbk (DATA) meningkat 24,83% menjadi Rp 1.810, serta PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) terangkat 24,79% ke level Rp 1.460.

Di sisi lain, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) terkoreksi 5,02% menjadi Rp 3.030, PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) turun 4,35% ke Rp 88, dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) melemah 3,91% ke Rp 615.

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua hingga Juni 2026

PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) turun 3,87% ke Rp 298, serta PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) terkikis 3,86% ke level Rp 10.575.