Laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 mempertemukan Arab Saudi melawan Uruguay di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 05.00 WIB.

Uruguay datang sebagai tim yang lebih diunggulkan berkat komposisi pemain individu yang mumpuni. Namun, Arab Saudi mengusung misi kejutan untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.

>>> Pasar Keuangan Global Menguat Pasca Kesepakatan AS dan Iran

Arab Saudi menunjukkan peningkatan performa di bawah pelatih Georgios Donis.

Meski sempat kalah dari Mesir dan Serbia, mereka bangkit dengan mengalahkan Puerto Riko dan menahan imbang Senegal tanpa gol pada laga uji coba terakhir.

Uruguay yang menempati peringkat 16 FIFA memang tampil fluktuatif belakangan ini. Namun, kehadiran pemain-pemain yang bermain di kompetisi elite Eropa membuat mereka tetap menjadi favorit.

Lini serang Arab Saudi bertumpu pada kapten utama yang dikenal mampu memecah kebuntuan di laga besar.

Sementara Uruguay memiliki penyerang sayap andalan dari Al Hilal dengan kecepatan dan fisik kuat, yang mendapat suplai dari gelandang top seperti Federico Valverde dan Rodrigo Bentancur.

>>> Prabowo Perkuat Kerja Sama Tenaga Kerja dengan Jerman di Sektor Strategis

Adu Strategi Donis dan Bielsa

Pertandingan ini menjadi panggung perdana bagi Georgios Donis beradu taktik dengan Marcelo Bielsa di kompetisi resmi. Kedua pelatih memiliki karakter permainan yang bertolak belakang.

Donis yang menangani Arab Saudi sejak April 2026 berhasil membenahi sektor pertahanan dengan organisasi rapat dan transisi cepat.

Sebaliknya, Bielsa yang melatih Uruguay sejak 2023 setia dengan sepak bola ofensif, menekan sejak depan, tempo tinggi, dan agresif.

Fakta Menarik Menjelang Laga

Uruguay memiliki modal sejarah sebagai pemilik dua gelar juara dunia (1930 dan 1950). Pengalaman ini menjadi nilai lebih bagi anak asuh Bielsa.

Di sisi lain, pertahanan Arab Saudi kian solid di bawah Donis. Dalam dua laga terakhir, gawang Green Falcons hanya kebobolan satu gol dan mencatat satu clean sheet.

>>> BEM UI Pilih Evaluasi Gerakan dan Absen dari Demo Mahasiswa di Jakarta

Uruguay diproyeksikan menguasai permainan berkat kreativitas Valverde, Bentancur, dan Manuel Ugarte. Jika lini depan efektif, La Celeste diprediksi menang dengan skor 0-2.