Timnas Spanyol akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Cape Verde pada pertandingan pertama Grup H. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium.

La Roja datang ke turnamen ini dengan modal meyakinkan setelah mendominasi sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

>>> Donald Trump Buka Akses Dokumen Rahasia UAP Pentagon

Skuad asuhan Luis de la Fuente adalah juara bertahan Piala Eropa dan pemenang UEFA Nations League 2023.

Kini, Spanyol ingin membawa kesuksesan itu ke level global setelah hasil mengecewakan di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya.

Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi ajang pembuktian.

Selain membidik trofi juara dunia kedua, Spanyol juga berpeluang mencetak rekor sejarah baru.

Tim ini hanya kalah sekali dalam pertandingan resmi sejak ditangani De la Fuente pada Maret 2023.

Spanyol telah melewati 31 pertandingan resmi berturut-turut tanpa kekalahan. Catatan itu menyamai rekor dunia milik Italia.

Jika mampu menghindari kekalahan saat melawan Cape Verde, Spanyol akan menjadi tim dengan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah internasional.

>>> Yadea Indonesia Tawarkan Subsidi Motor Listrik Rp 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Peluang itu terbuka lebar karena Cape Verde adalah tim debutan.

Kondisi Lamine Yamal

Menjelang laga pembuka, De la Fuente memastikan timnya tidak akan meremehkan lawan. Ia juga mengungkap kondisi bintang muda Lamine Yamal yang sempat terganggu kebugaran.

Yamal dikabarkan sudah dalam kondisi baik, namun tim medis belum merekomendasikan tampil penuh.

De la Fuente mengonfirmasi pemain itu akan memulai dari bangku cadangan bersama Nico Williams dan Victor.

"Kami mengikuti rekomendasi tim medis Barcelona dan tim medis kami sendiri. Mereka menyatakan dia siap bermain tanpa masalah.

Dia belum siap 90 menit, tetapi siap dalam beberapa menit tertentu," kata De la Fuente.

Meredam Status Unggulan

Meski Spanyol dianggap sebagai kandidat kuat juara, De la Fuente menegaskan status itu bukan jaminan. "Menjadi favorit adalah bentuk pengakuan, namun tidak menjamin apa pun.

>>> Rupiah Menguat ke Rp 17.831 per Dolar AS, IHSG Melonjak 3,43%

Banyak tim punya peluang sama dan hanya satu yang akan juara," ujarnya.