PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai pada tahun pertama setelah pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dikutip pada Senin (15/6/2026).

>>> Kemenag dan Muhammadiyah Rilis Panduan Cek Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026

Manajemen menyatakan bahwa laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp40,98 miliar akan dialokasikan untuk cadangan umum Rp9,37 miliar dan laba ditahan Rp31,61 miliar.

Langkah ini bertujuan memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan usaha pasca-pencatatan saham.

Sepanjang 2025, RLCO mencatatkan pertumbuhan penjualan 19,76% secara tahunan menjadi Rp635,17 miliar. Laba tahun berjalan melonjak 325,48% dari Rp9,63 miliar pada 2024.

Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Direktur Utama RLCO Edwin Pranata menilai capaian positif tersebut mencerminkan efektivitas strategi usaha dan peningkatan profitabilitas.

>>> Skotlandia Taklukkan Haiti 1-0 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

Ia menekankan komitmen perseroan untuk memperkuat fundamental bisnis, menjaga efisiensi operasional, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Untuk tahun buku 2026, RLCO menargetkan penjualan Rp716 miliar atau naik 12,8% dengan proyeksi laba tahun berjalan tumbuh 9% menjadi Rp45 miliar.

Target ini akan dicapai melalui optimalisasi pasar, pengembangan produk bernilai tambah, dan peningkatan efisiensi operasional.

Direktur RLCO Dwiadi Prastian Hadi menjelaskan bahwa perseroan akan terus menjaga kualitas pertumbuhan dengan memperkuat kinerja operasional dan meningkatkan nilai tambah produk.

>>> Kasus Ebola di Kongo Melonjak, 72 Kasus Baru dalam Sehari

Fokus ini menjadi bagian dari upaya mencapai target penjualan dan laba yang telah ditetapkan.