PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) tengah melakukan masa penawaran awal untuk penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III Japfa dengan target total dana Rp5 triliun.

>>> Pemilik Anjing di China Rela Bayar Jutaan Rupiah demi Sekolah Hewan

Pada tahap pertama, perseroan mengincar dana Rp500 miliar yang ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yaitu 3 tahun dan 5 tahun.

Namun, manajemen belum mengungkapkan besaran imbal hasil yang ditawarkan kepada investor pada fase awal ini.

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang akan diterbitkan atas nama KSEI sebagai bukti utang kepada pemegang obligasi.

Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai pokok dan terdiri dari dua seri.

Seluruh dana segar dari penerbitan tahap pertama, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk melunasi sebagian pokok utang fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Pada emisi berikutnya, Japfa berencana menggunakan dana untuk refinancing pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dengan outstanding Rp2,15 triliun, dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) senilai US$49,95 juta.

Sisa dana tahap kedua akan dipakai sebagai modal kerja.

Pembayaran bunga obligasi tahap I akan dilakukan setiap tiga bulan sekali sejak tanggal emisi.

Bunga pertama dijadwalkan jatuh pada 7 Oktober 2026, sedangkan pembayaran terakhir jatuh pada 7 Juli 2029 dan 7 Juli 2031.

Surat utang dalam rangka PUB Tahap III ini mengantongi peringkat A+ atau single A plus dari Fitch Ratings Indonesia selaku lembaga pemeringkat.

Kinerja Keuangan Japfa