Tantangan Makro dan Rekomendasi Analis

Pelemahan rupiah dan ketidakpastian makro berisiko menekan daya beli dan belanja diskresioner.

>>> Pantai Gading vs Ekuador: Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026

Namun, BRI Danareksa Sekuritas tetap memberikan rekomendasi overweight untuk sektor ritel karena valuasi PE proyeksi 2026 sebesar 10,1 kali, berada di minus 1,5 standar deviasi dari rata-rata tiga tahun.

Analis menegaskan MIDI dengan rekomendasi buy target harga Rp500 sebagai pilihan utama. Saham MIDI diperdagangkan pada PE 11 kali.

MAPA mendapat target harga Rp800, MAPI Rp1.400, dan ACES Rp450.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menjagokan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) dengan rekomendasi akumulasi beli target harga Rp1.490, Rp1.670, dan Rp1.795.

Integrasi digital Alfagift dan ekspansi gerai ke luar Jawa menjadi pendorong.

Analis IPOT Sekuritas Andrianto Saputra dan Nicholas Bryan mencatat total penjualan emiten ritel kuartal I/2026 naik 12,8% YoY, di atas rata-rata lima tahun 11,5% YoY.

MAPI membukukan SSSG 13,3% YoY berkat iPhone 17, ACES 4,3% YoY, dan AMRT 6,2% YoY.

Lebaran 2026 lebih kuat dibanding 2025, tercermin dari SSSG yang lebih tinggi. Laba MAPI kuartal I di atas ekspektasi, AMRT sesuai, dan ACES di bawah.

Kinerja April 2026 solid berkat pemulihan konsumsi dan program MBG.

Namun, harga minyak tinggi dan potensi kenaikan harga Pertamax menjadi risiko bagi SSSG peritel.

>>> Aturan Ganjil Genap Jakarta Pekan Ini Hanya Berlaku Empat Hari

IPOT Sekuritas memberikan rating buy untuk ACES target Rp660, MAPI Rp1.600, dan AMRT Rp2.600.