PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai senilai Rp 452 miliar dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

>>> Allianz Life dan Bank SMBC Indonesia Luncurkan Guardia Income Assurance

Alokasi dividen setara 40 persen dari total laba bersih 2025 yang mencapai Rp 1,1 triliun.

Setiap pemegang saham yang namanya tercatat pada 24 Juni 2026 akan menerima Rp 17,62 per saham pada 10 Juli 2026.

Sinyal Positif bagi Investor

Analis Ciptadana Sekuritas Alif Ihsanario menilai pembagian dividen perdana pasca-IPO ini mencerminkan kemampuan emiten ritel menyeimbangkan ekspansi dan imbal balik investor.

"Pembagian dividen perdana sejak IPO menunjukkan komitmen MDIY menciptakan nilai bagi pemegang saham," ujar Alif, Jumat (12/6/2026).

Kebijakan ini juga menandakan arus kas perusahaan yang sehat serta manajemen modal kokoh tanpa mengganggu rencana ekspansi.

"Ini sinyal positif yang memperkuat kepercayaan investor terhadap kualitas pertumbuhan perusahaan," katanya.

>>> Pemerintah Batalkan Kenaikan HET Minyakita, Harga Tetap Rp15.700 per Liter

Berdasarkan perhitungan Alif, dividend yield MDIY diperkirakan mencapai sekitar 2,2 persen.

"Di tengah volatilitas pasar, dividen dapat menjadi sentimen tambahan bagi investor yang mencari kombinasi pertumbuhan dan arus kas," jelas dia.

Kinerja keuangan MDIY sepanjang 2025 mencatat pendapatan Rp 7,9 triliun, tumbuh 16,7 persen secara tahunan.

EBITDA naik 15,8 persen menjadi Rp 2,6 triliun.

Tren positif berlanjut hingga kuartal I-2026 dengan pendapatan tumbuh 31 persen menjadi Rp 2,4 triliun dan laba bersih melesat 36 persen menjadi Rp 307 miliar.

>>> Pemprov Bengkulu Susun Rencana Pengelolaan Mangrove 2026-2055

Arus kas operasional tercatat positif Rp 1,06 triliun, didukung rasio utang rendah 0,3 kali.