Mitchell Baker menyampaikan rasa bahagianya usai tampil gemilang bersama Timnas Indonesia dalam ajang Piala AFF 2026.

Striker berusia 19 tahun itu sukses mencetak hattrick ketika Skuad Garuda sukses mengalahkan Kamboja dengan skor telak 5-1.

>>> Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer

Pertandingan perdana Grup A tersebut berlangsung pada Senin malam WIB dan menjadi momen bersejarah bagi sang pemain.

Baker secara terbuka mengakui bahwa pencapaian luar biasa tersebut benar-benar melampaui seluruh ekspektasi pribadinya.

Ia bahkan merasa sangat sulit mempercayai kenyataan bisa langsung mendulang tiga gol pada pertandingan debutnya.

Pemain berpostur 197 cm itu menyebut situasi di lapangan terasa begitu tidak nyata baginya.

Selain kebahagiaan pribadi, Baker juga memberikan apresiasi khusus kepada rekan setimnya yang memberikan kontribusi besar.

>>> Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK

Ia memuji peran Thom Haye serta Eliano Reijnders yang secara konsisten membantunya menciptakan peluang berbahaya.

Secara khusus, Thom Haye tercatat mengirimkan dua assist penting untuk gol-gol yang dicetak oleh Baker.

Menurut Baker, tim nasional saat ini memiliki atmosfer yang sangat menawan dengan kepemimpinan yang hebat.

Para pemain lama dinilai melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengintegrasikan dirinya serta para wajah baru.

>>> Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik

Gol-gol yang tercipta merupakan buah dari kerja sama tim yang solid serta umpan matang dari rekan-rekannya.

Kemenangan besar atas Kamboja ini membuka jalan bagi Timnas Indonesia untuk terus melangkah di turnamen.

Baker sendiri membuka keunggulan Garuda lewat gol sundulan pada menit keenam pertandingan.

Dua gol tambahan dari sang striker kemudian menyusul masing-masing pada menit ke-15 dan menit ke-56.

Sementara itu, dua gol kemenangan lainnya disumbangkan oleh Sandy Walsh serta Jens Raven.

>>> Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder

Adapun satu-satunya gol balasan dari Kamboja tercipta melalui situasi bunuh diri kiper Nadeo Argawinata.