Konflik berkepanjangan terkait takhta Keraton Surakarta kembali memunculkan agenda terpisah di ruang publik.

Dua kubu yang bersaing kini menggelar perayaan tradisi Sekaten di lokasi yang berlainan.

>>> Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia

Kubu Pakubuwono XIV Purbaya memilih Alun-alun Selatan sebagai lokasi acara sejak akhir Juli lalu.

Sementara itu, kubu Pakubuwono XIV Mangkubumi bersama Lembaga Dewan Adat mengadakan kegiatan di Alun-alun Utara.

Respons Pemerintah Kota Solo Terkait Penyelenggaraan Sekaten

Pemerintah Kota Solo akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pelaksanaan dua titik keramaian tersebut.

Wali Kota Solo Respati Ardi menyatakan pihaknya pada prinsipnya mendukung kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

>>> Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah

Meskipun memberikan dukungan, pihak pemerintah tetap meminta agar seluruh penyelenggara melengkapi dokumen perizinan.

Respati juga mengaku belum mengetahui secara pasti perihal pencantuman logo resmi pemerintah pada atribut di Alun-alun Utara.

Penjelasan dari Masing-Masing Kubu Keraton

Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay, menyebut acaranya berlangsung hingga awal September 2026.

Rumbay sempat mempertanyakan keputusan pihak LDA yang menggunakan Alun-alun Utara setelah sebelumnya sempat melarang lokasi tersebut dipakai.

Di sisi lain, Ketua Eksekutif LDA KPH Eddy Wirabhumi menyatakan pihaknya telah memperoleh dukungan dari berbagai unsur pemerintahan daerah.

>>> Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah

Eddy mengaku menanggapi santai berbagai teguran maupun ancaman hukum terkait penggunaan area Alun-alun Utara.

Pihak LDA menjadwalkan pembukaan acara resmi di Alun-alun Utara mulai awal hingga akhir Agustus 2026.

Pemilihan lokasi di utara dipilih karena terhubung langsung dengan Masjid Agung serta kawasan Pagelaran keraton.

Menanggapi polemik perizinan dan keberatan yang dilontarkan pihak rival, Eddy Wirabhumi menegaskan bahwa pihaknya memegang dasar hukum internal yang sah dari pemimpin mereka.

>>> Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris

Ia menyebutkan bahwa kegiatan tradisi di Alun-alun Utara ini dirancang agar terintegrasi secara langsung dengan Masjid Agung serta pementasan seni di kawasan Sitihinggil.