Menurut Abu Rokhmad, penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu fokus Ditjen Bimas Islam. Edukasi dan pendampingan bagi calon pengantin perlu terus diperluas.

Ia menilai pasangan yang akan menikah perlu memiliki bekal yang memadai sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Hal ini agar mampu membangun keluarga yang kuat dan berkelanjutan.

Abu Rokhmad menjelaskan, Nikah Fest tidak hanya menyediakan informasi layanan perkawinan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran.

>>> Anker Luncurkan TWS Soundcore Liberty 5 Pro Series di Indonesia

Materi mencakup komunikasi keluarga, tanggung jawab suami-istri, dan pentingnya membangun relasi yang sehat dalam rumah tangga.

"Peaceful Muharam kami arahkan agar menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Melalui Nikah Fest, kami ingin menguatkan kesadaran bahwa keluarga yang baik merupakan fondasi bagi lahirnya masyarakat yang damai, peduli, dan berdaya," kata Abu Rokhmad.

Rangkaian Program Peaceful Muharam

Nikah Fest 2026 merupakan salah satu dari 16 program Peaceful Muharam 1448 H yang mengangkat tema "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat".

Selain Nikah Fest, rangkaian kegiatan mencakup Muharaman Bersama Gen Z, 100.000 Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama untuk Bangsa, Lebaran Yatim dan Disabilitas, Indonesia Berkiblat, Festival Muharam Internasional, hingga Gerakan Bersih-Bersih Masjid.

Seluruh program tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat sosial sekaligus memperkuat peran agama dalam kehidupan masyarakat.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menyebut Nikah Fest menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan langsung dengan isu ketahanan keluarga.

"Ketahanan keluarga perlu menjadi perhatian bersama.

Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan keluarga secara lebih matang," ujar Thobib Al Asyhar.

Menurut Thobib, layanan keagamaan harus terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Kehadiran ta'aruf session, bimbingan perkawinan, hingga konsultasi keluarga dalam Nikah Fest menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, inklusif, dan berdampak.

Ia menambahkan, semangat Peaceful Muharam 1448 H sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar nilai-nilai agama terus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang menghadirkan kemaslahatan.

>>> Christian Pulisic Cetak Assist, Lewati Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia

Melalui kolaborasi berbagai pihak, Nikah Fest diharapkan dapat menjadi sarana penguatan keluarga sekaligus kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang damai, peduli, dan berdaya.