PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) membukukan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp2,6 triliun pada kuartal I-2026.

Angka ini tumbuh 5,96 persen secara tahunan.

>>> Bea Cukai Tetapkan Sopir Truk Tersangka Peredaran Jutaan Rokok Ilegal

Hasil jasa asuransi juga meningkat 2,18 persen menjadi Rp461 miliar. Kinerja solid ini diungkap dalam riset terbaru Sinarmas Sekuritas.

Pertumbuhan ditopang portofolio investasi perusahaan yang besar dan likuid, diperkirakan mencapai Rp11 triliun. Kondisi permodalan menjadi keunggulan utama dengan Risk Based Capital (RBC) konsisten di atas 400 persen.

Angka RBC tersebut jauh melampaui batas minimum regulator dan rata-rata industri asuransi umum.

"Kondisi ini memberi ruang lebih besar bagi TUGU untuk menanggung risiko besar dan kompleks, terutama di segmen korporasi," tulis tim riset Sinarmas Sekuritas.

Posisi kompetitif TUGU semakin kuat berkat peringkat A- dari AM Best.

Pengakuan global ini meningkatkan kredibilitas di mata reasuradur internasional, mengingat portofolio bisnis perusahaan memiliki eksposur besar pada sektor berisiko tinggi seperti energi dan aviasi.

Sinarmas Sekuritas memperkirakan pendapatan asuransi TUGU mampu tumbuh sekitar 9 persen per tahun dalam jangka menengah. Angka ini melampaui target manajemen sebesar 6 persen.

>>> Gobel Group Siapkan Transformasi Bisnis Menjelang Usia 70 Tahun

Rasio klaim dan utilisasi reasuransi diproyeksikan tetap terkendali sejalan dengan penerapan PSAK 117.

Pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham (PATMI) diperkirakan stabil pada 8-9 persen per tahun untuk periode 2026–2030.

Perusahaan juga menawarkan prospek dividen menarik dengan proyeksi rasio pembayaran 50 persen.

TUGU berada di posisi strategis di tengah rencana konsolidasi industri asuransi umum BUMN yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan daya saing.

TUGU menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum afiliasi BUMN yang telah melantai di bursa saham.

Kombinasi kekuatan modal, kualitas underwriting risiko kompleks, serta dominasi pasar di sektor energi, lepas pantai, aviasi, kelautan, dan teknik menjadi keunggulan kompetitif.

>>> Batas Antara Menyimpan Kenangan dan Kebiasaan Menumpuk Barang

Sinarmas Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham TUGU dengan target harga Rp1.700 per saham.