Ketika berada dalam jaringan, unit daya milik pribadi akan berbaur dengan pasokan baterai lain di stasiun penukaran.

>>> 6 Film Paling Buruk dan Gagal Total Sejak 2021 hingga 2026

Akibatnya, konsumen tidak selalu memperoleh unit fisik yang sama persis dengan baterai saat pertama kali membeli kendaraan.

Baterai akan terus bersirkulasi di antara pengendara dengan tingkat kesehatan (battery health) dan umur pemakaian yang bervariasi.

Hak Konsumen Saat Keluar dari Ekosistem Swap

Menurut Hendro, persoalan baru muncul ketika pengguna memutuskan berhenti menggunakan layanan penukaran dan beralih ke pengisian daya mandiri di rumah.

"Dinamika menarik baru terjadi ketika konsumen merasa jenuh dengan biaya penukaran harian dan memutuskan keluar dari ekosistem swap untuk beralih ke metode pengisian daya mandiri di rumah," kata Hendro.

Ia menambahkan, ada hak-hak konsumen yang wajib dipenuhi saat keluar dari jaringan, terutama kejelasan unit daya yang diserahkan ke ekosistem.

"Karena pada awal perjanjian konsumen masuk dengan menyerahkan aset berupa baterai yang mutlak baru, maka secara logika hukum dan asas perlindungan konsumen, mereka berhak mendapatkan kembali baterai dalam kondisi baru dari perusahaan penyedia layanan saat memutuskan keluar," ujar Hendro.

"Jaringan penyedia layanan tidak boleh memaksa konsumen menerima baterai acak yang kondisinya sudah terdegradasi parah dari mesin penukaran untuk dibawa pulang selamanya," lanjutnya.

Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan wajib mencermati regulasi perusahaan mengenai prosedur pengembalian aset jika ingin menyudahi kontrak layanan battery swap.

Kebutuhan Alat Pengisi Daya Mandiri

Meskipun konsumen memiliki hak penuh atas unit daya, keputusan keluar dari jaringan penukaran bukan berarti tanpa pengeluaran baru.

Saat masih tergabung dalam jaringan, pengisian daya ditopang oleh fasilitas stasiun yang disediakan penyedia jasa.

Sebaliknya, begitu beralih ke pengisian mandiri di rumah, pengguna harus menyediakan alat pengisi daya sendiri.

"Konsumen yang keluar otomatis belum memiliki alat pengisi daya mandiri di rumah mereka," kata Hendro.

>>> Amazon Two-Wheeler Store Catat Pertumbuhan 2x YoY, Didorong Kota Tier 2 dan 3

"Walhasil, demi bisa memanfaatkan baterai baru yang dibawa pulang, konsumen wajib mengeluarkan dana ekstra untuk membeli perangkat home charger secara terpisah," ujarnya.