Keberadaan akses internet tambahan di kantor pemerintah desa menjadi penyambung koneksi yang sangat krusial bagi kelangsungan pelayanan publik dan percepatan digitalisasi birokrasi di Kampung Payung Payung, Kabupaten Berau.

Langkah penyediaan titik interkoneksi alternatif ini diambil guna memastikan roda administrasi pemerintahan dan aktivitas komunikasi warga tetap berjalan tanpa hambatan teknis.

>>> John Slover Soroti Pentingnya Pendidikan Luar Negeri untuk Karier Global

Ketergantungan terhadap satu operator seluler tunggal di wilayah terluar dinilai berisiko tinggi terhadap efisiensi operasional pemerintahan dan stabilitas ekonomi masyarakat setempat.

Penyediaan infrastruktur siber lokal ini berdampak langsung pada tata kelola internal aparatur desa, sehingga sistem birokrasi kini bertransformasi menjadi lebih responsif berkat integrasi platform digital.

Manfaat Internet bagi Masyarakat dan Pemerintah Kampung

Sekretaris Kampung Payung Payung, Rino, menjelaskan akses internet sangat membantu masyarakat dan pemerintah kampung karena jaringan utama dari Telkomsel sering kali mengalami gangguan ketika wisatawan membeludak di Maratua.

Oleh karena itu, keberadaan akses internet tambahan di kantor kampung ini menjadi penyambung koneksi yang sangat krusial.

"Saat ini, hampir seluruh dari sekitar 782 jiwa penduduk di kampung kami telah menggunakan gawai dan internet," kata Rino, Jumat (12/6/2026).

Akses internet ini merupakan program penyediaan konektivitas internet gratis via Wi-Fi yang diinisiasi oleh pemerintah melalui BAKTI Komdigi.

Hingga saat ini, BAKTI tercatat telah menyediakan 31.863 titik akses Wi-Fi gratis di seluruh wilayah pelosok Indonesia dengan kecepatan per titik yang ditingkatkan dari 4 Mbps menjadi 20 Mbps.

Sejauh ini, untuk layanan publik, fasilitas internet baru dimanfaatkan oleh kantor pemerintah desa dan sekolah dasar (SD).

Pelayanan publik yang lebih luas seperti administrasi kependudukan berupa cetak KTP belum tersedia di tingkat kampung karena otoritas tingkat kabupaten baru memberikan wewenang tersebut kepada beberapa kecamatan yang jauh.