Bedak merupakan andalan makeup untuk meratakan warna kulit dan mengontrol minyak. Namun, banyak orang justru mengalami wajah keputihan atau tampak seperti berlapis kapur setelah memakainya.

Masalah ini terutama mengganggu pemilik kulit sawo matang hingga gelap. Agar bedak tetap natural dan menyatu sempurna, perhatikan beberapa hal berikut.

>>> 5 Sepatu Lokal Padu Padan Celana Chino, Tampil Stylish di Berbagai Acara

1. Sesuaikan Shade dengan Undertone Kulit

Kesalahan paling umum adalah memilih bedak hanya berdasarkan warna kulit tanpa memperhatikan undertone. Kulit Indonesia umumnya memiliki undertone kuning, zaitun, atau netral.

Bedak yang terlalu pink atau abu-abu mudah membuat wajah terlihat pucat. Uji bedak di rahang atau sisi wajah di bawah cahaya alami untuk menemukan shade yang tepat.

2. Perhatikan Jenis dan Formula Bedak

Loose powder cenderung lebih mudah terlihat keputihan jika diaplikasikan berlebihan. Sementara pressed powder biasanya lebih mudah dikontrol.

Pilih formula yang mengandung silica, mica, atau mineral yang menyatu baik. Hindari bedak dengan titanium dioxide tinggi tanpa balancing agent.

Untuk kulit berminyak, pilih bedak matte yang oil-absorbing. Untuk kulit kering, carilah bedak dengan sedikit luminosity atau hydrating ingredients.

>>> Recall Xpeng X9 di China Capai 33.473 Unit, Begini Kondisi di Indonesia

3. Uji di Cahaya Alami dan Berbagai Kondisi

Jangan hanya mengandalkan pencahayaan toko. Setelah mencoba bedak, keluarlah ke cahaya matahari atau dekat jendela.

Amati apakah warna tetap natural setelah 30–60 menit, terutama saat kulit mulai berminyak. Periksa juga reaksi bedak dengan foundation dan setting spray yang biasa digunakan.

4. Perhatikan Kandungan dan Klaim Produk

Baca label dengan saksama. Bedak dengan high coverage pigment atau efek whitening sering memperburuk masalah keputihan.