Timnas Kamboja mendapat kritik keras dari pendukungnya setelah menelan dua kekalahan beruntun di Piala AFF 2026.

Kamboja kalah 1-2 dari Singapura pada laga pembuka, lalu dihajar Indonesia 1-5 di pertandingan kedua.

>>> John Herdman Soroti Celah Timnas Indonesia Usai Hajar Kamboja 5-1

Hasil ini membuat peluang mereka lolos dari fase grup Grup A semakin berat.

Kekecewaan suporter terutama tertuju pada para pemain naturalisasi yang sebelumnya diharapkan bisa meningkatkan performa tim.

Di berbagai forum sepak bola, kritik tajam bermunculan terhadap pemain seperti Coulibaly, Bento, dan Mirzaev.

>>> TOP 50 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 29 Juli 2026 ada Sebening Cinta Resmi Tamat

Seorang warga Kamboja menulis di laman federasi, 'Kami berharap pemain naturalisasi membawa perubahan, tapi laga melawan Indonesia menunjukkan perbedaan kualitas yang nyata.'

Pada laga kontra Singapura, Kamboja menurunkan lima pemain naturalisasi dari Jepang, Brasil, Uzbekistan, hingga Pantai Gading.

Namun performa mereka dinilai belum konsisten. Coulibaly dan Bento bahkan gagal memberi dampak sejak laga pertama.

>>> Bursa Transfer Jadi Penentu Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026

Saat menghadapi Indonesia, pelatih Koji Gyotoku melakukan perubahan dengan tidak memainkan Coulibaly dan Bento sama sekali.

Hasilnya tetap belum memuaskan. Ogawa tampil cukup baik, sementara Hikaru dan Mirzaev mendapat penilaian rendah.

Mirzaev bahkan ditarik keluar di babak pertama saat tim sudah tertinggal tiga gol.

>>> Omoda O4 Resmi Meluncur, Klaim sebagai Mobil AI Massal Pertama

Kekalahan ini membuat posisi Kamboja di Grup A kian terjepit dan hampir mustahil lolos ke semifinal.