Pengguna WhatsApp Web yang memasang ekstensi Adobe Acrobat PDF di browser perlu waspada.

Sebuah celah keamanan bernama HermeticReader ditemukan pada ekstensi tersebut dan dapat dimanfaatkan untuk mencuri percakapan hingga mengambil alih akun.

>>> Mazda Resmi Operasikan Pabrik Perdana di Citeureup Setelah 66 Tahun di Indonesia

Celah ini tercatat sebagai CVE-2026-48294 dengan skor CVSS 7,4. Kerentanan ini tidak memerlukan malware, kata sandi, atau pencurian cookie sesi korban.

Cara Kerja Serangan HermeticReader

HermeticReader ditemukan oleh tim peneliti Guardio Labs.

Mereka melaporkan temuan ini ke Adobe PSIRT yang kemudian merilis versi perbaikan 26.5.2.3 pada akhir pekan yang sama.

Rantai serangan dimulai ketika korban membuka situs berbahaya saat ekstensi versi rentan masih terpasang.

Situs tersebut dapat memuat halaman internal ekstensi melalui iframe dan mengirim data JSON ke service worker.

>>> Monster Hunter Outlanders Hadir di Mobile, Intip Fitur Eksklusif dan Multiplayer 4 Pemain

Service worker tidak memeriksa identitas pengirim dengan baik. Hal ini memungkinkan situs berbahaya menulis flag untuk mengaktifkan mesin Hermes yang menghubungkan Acrobat dengan WhatsApp Web.

Setelah Hermes aktif, penyerang dapat menebak nomor tab WhatsApp Web dan mengirim perintah untuk menyisipkan kode HTML atau memanggil metode pada elemen halaman.

Dua Jenis Serangan yang Teridentifikasi

Guardio Labs mendemonstrasikan dua jenis serangan melalui celah ini.

Pertama adalah eksfiltrasi data, di mana penyerang menyisipkan formulir tersembunyi untuk mencuri daftar percakapan, nama kontak, dan isi chat yang sedang terbuka.

Kedua, penyerang dapat menukar kode QR WhatsApp Web.

>>> GIIAS 2026 Siap Digelar, Ini Titik Parkir dan Rute Shuttle Bus Gratis

Jika korban memindai kode QR palsu, sesi penyerang akan terhubung ke akun korban, memungkinkan pembacaan dan pengiriman pesan atas nama korban.