Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada Portal Satu Data Dimas Satria.

Langkah ini bertujuan mempercepat akses masyarakat terhadap informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

>>> Angkutan Reefer via Kereta Api Tumbuh 39%, Dukung Cold Chain Nasional

Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan penerapan AI merupakan bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

"Kalau dulu berbasis web, orang mencari data itu susah dan ribet.

Di musim AI sekarang ini, kita adopsi teknologinya," kata Agus saat Sosialisasi Implementasi AI pada Portal Satu Data Dimas Satria di Universitas Amikom Purwokerto, Rabu (1/7/2026).

Sebelumnya, portal tersebut masih menggunakan sistem konvensional sehingga masyarakat kerap kesulitan mencari data.

Gagasan penerapan AI berawal dari ide akademik yang kemudian diselaraskan dengan arahan pimpinan daerah.

Sistem AI ini tidak hanya dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan sistem terintegrasi, biaya operasional diharapkan dapat ditekan dan efektivitas pelayanan publik meningkat.

>>> Cara Mendapatkan Bantuan KIP Kuliah 2026, Ini Syarat dan Tahapannya

"Pemerintah juga mengharapkan feedback dari pemanfaatan teknologi ini agar roda ekonomi daerah dapat berkembang lebih baik," ujar Agus.

Ketua Panitia Prof Taqwa Hariguna mengatakan AI telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi.

Menurutnya, AI kini menjadi rujukan utama untuk mendapatkan data secara cepat, mulai dari informasi kuantitatif hingga rekomendasi pengambilan keputusan.

Ia menyebut implementasi AI pada Portal Satu Data Banyumas merupakan terobosan strategis dan menjadi penerapan AI pertama pada portal satu data pemerintah daerah di Indonesia.

"Melalui integrasi teknologi tersebut, masyarakat dapat berinteraksi langsung melalui fitur tanya jawab untuk memperoleh berbagai informasi layanan publik secara cepat dan mudah," kata Prof Taqwa.

Sistem ini juga telah terintegrasi dengan berbagai layanan digital, termasuk informasi sistem pembayaran digital.

>>> Action Taimanin Update Juli 2026: Revamp Shisui, Su, Astaroth, Mini-Game Baru, dan Event Musim Panas

Prof Taqwa berharap langkah adaptif ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi lain dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem digital.