Menguji Google Wallet Selama Seminggu: Bisakah Tinggalkan Dompet Fisik?
Google Wallet telah menjadi salah satu aplikasi dompet digital yang banyak digunakan. Namun, apakah aplikasi ini benar-benar bisa menggantikan dompet fisik?
Seorang pengguna dengan pengalaman delapan tahun di ekosistem Android memutuskan untuk menguji Google Wallet selama seminggu.
>>> Gita Wirjawan: Kepemimpinan Nasional Harus Berbasis Integritas, Bukan Elektabilitas
Tujuannya adalah untuk melihat apakah ia bisa meninggalkan rumah tanpa membawa tas atau dompet.
Pengalaman Menggunakan Google Wallet
Pengguna tersebut sehari-hari menggunakan Samsung Galaxy S21 dan Samsung Wallet.
Namun, karena ponselnya sudah berusia lebih dari lima tahun dan tidak lagi mendapat pembaruan Android, ia bersiap beralih ke ponsel non-Galaxy, kemungkinan Google Pixel.
Sebagai persiapan, ia membiasakan diri menggunakan Google Wallet sebagai aplikasi dompet utama. Hasilnya, ia tidak keberatan menggunakan Google Wallet untuk pembayaran, meskipun ada beberapa kekurangan.
Di wilayahnya, Google Wallet tidak bisa melakukan pembayaran sendiri. Pengguna harus dialihkan ke aplikasi Google Pay untuk menyelesaikan transaksi.
Hal ini berbeda dengan di AS yang lebih terintegrasi.
Meskipun demikian, fitur Tap & pay di Google Wallet memberikan harapan bahwa suatu hari nanti Google akan menggabungkan Google Pay dengan Google Wallet.
Untuk saat ini, pengguna menganggapnya sebagai ketidaknyamanan kecil.
Sayangnya, Google Wallet tidak memiliki fitur Quick access seperti Samsung Wallet. Meskipun ada pintasan atau tekan dua kali untuk membuka aplikasi, pengalaman membuka dompet masih kurang mulus.
>>> Mengenal PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral untuk Kulit Kencang dan Glowing
Dukungan ID Digital Masih Kurang
Google Wallet masih tertinggal dalam mendukung ID digital.
Di wilayah pengguna, aplikasi ini tidak mendukung tiket transportasi umum dan hanya bisa menyimpan Aadhaar (nomor identitas unik India).
Update Terbaru
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:15 WIB
Baek Ji Young Buka Suara soal Tuntut Balik Komentar Jahat
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
VW Dikabarkan Kembali Pertimbangkan Jual Lamborghini dan Ducati
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
BPOM Temukan Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege, Mengandung Bahan Keras
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Hasil Wimbledon 2026: Janice Tjen Tersingkir di Babak 64 Besar
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
All-New Lexus ES Siap Hadir di Indonesia dengan Varian Listrik Murni
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Amran Klaim Hilirisasi Sawit Dkk Bisa Hasilkan Setara 10 Tahun APBN
Rabu / 01-07-2026, 20:14 WIB
Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba untuk Kebutuhan Harian
Rabu / 01-07-2026, 20:10 WIB
OJK Dorong Pembiayaan Pertanian Lewat Program SEJAGAT di Tapanuli Utara
Rabu / 01-07-2026, 20:10 WIB
IPO Mundur, BACH Tetapkan Harga Rp442 per Saham
Rabu / 01-07-2026, 20:10 WIB
Prediksi Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:09 WIB
Said Iqbal Akan Temui Bahlil Bahas Harga LNG US$13 per MMBTU untuk Seluruh RI
Rabu / 01-07-2026, 20:09 WIB
MenPAN RB Dorong Integrasi AI dalam Tata Kelola GCG untuk Bangun Kepercayaan Publik
Rabu / 01-07-2026, 20:09 WIB
7 HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
Rabu / 01-07-2026, 20:08 WIB






