PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) meresmikan kawasan konservasi Sanctuary Park seluas 11 hektar di Weda Bay Project, Halmahera Tengah, Maluku Utara pada Jumat (12/6/2026).

Peresmian ini bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai wujud komitmen perusahaan dalam pelestarian keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

>>> QJMOTOR Hadiahi Pembeli Motor Liburan Gratis ke China

Sanctuary Park dikembangkan sebagai area perlindungan flora dan fauna di wilayah pelepasan kawasan hutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lokasi ini juga diproyeksikan menjadi sarana edukasi bagi karyawan, investor, dan pemangku kepentingan mengenai kekayaan hayati Halmahera.

Komitmen Lingkungan Perusahaan

Presiden Direktur PT IWIP, Kevin He, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.

"Seluruh aktivitas industri berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta mampu menjawab ekspektasi global terhadap praktik usaha yang bertanggung jawab.

Perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengelolaan kawasan industri Weda Bay," ujarnya.

Kawasan perlindungan ini terbagi menjadi sejumlah zona yang menjadi tempat tinggal satwa lokal dan fauna endemik seperti Kasturi Ternate, Nuri Pipi Merah, Soa-soa Layar, dan Gagak Halmahera.

>>> Korea Selatan Balikkan Keadaan, Tekuk Republik Ceko 2-1 di Piala Dunia 2026

Tanaman lokal dan anggrek langka seperti Ardisia ternatensis serta Plocoglottis sp. juga dilestarikan di Sanctuary Park.

General Manager Health, Safety, and Environment (HSE) PT IWIP, Iwan Kurniawan, menjelaskan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia memperkuat aksi pelestarian ekosistem.

"Pengelolaan lingkungan tidak hanya melalui pemantauan dan pemenuhan regulasi, tetapi juga upaya nyata menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Kehadiran Sanctuary Park merupakan bagian dari upaya tersebut sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan flora dan fauna endemik Halmahera," katanya.

PT IWIP menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku Utara dalam mengelola dan mengawasi Sanctuary Park.

>>> Amazon Smartchoice Days: Diskon Laptop, Tablet, dan Elektronik Lainnya

Langkah ini diambil untuk menjamin penerapan standar perlindungan satwa dan tanaman yang sesuai dengan aturan.