Seorang anak laki-laki berusia lima tahun bernama Rehan menjalani operasi rumit untuk mengangkat janin kembar parasit dari dalam dadanya.

Tim dokter spesialis bedah toraks di Pakistan menangani kasus langka ini.

>>> PT IWIP Resmikan Sanctuary Park 11 Hektar di Halmahera Tengah

Rehan awalnya dibawa ke rumah sakit karena batuk tak kunjung sembuh dan kesulitan bernapas.

Pemeriksaan medis menemukan adanya janin gagal berkembang yang menempel di dekat jantung dan pembuluh darah utama.

Operasi Berisiko Tinggi

Dr. Sultan Mahmood, ahli bedah toraks di Sheikh Zayed Medical College and Hospital di Rahim Yar Khan, memimpin prosedur pembedahan.

Operasi berhasil mengeluarkan seluruh massa janin prematur yang sudah tidak bernyawa.

Menurut Dr. Sultan Mahmood, tingkat kesulitan operasi sangat tinggi karena posisi janin sangat dekat dengan jantung dan arteri utama.

Kecerobohan sekecil apa pun dapat berakibat fatal.

Ibu Rehan mengungkapkan keluarga telah berkonsultasi dengan banyak dokter sebelumnya, namun tidak ada yang berhasil mengidentifikasi kelainan tersebut.

Keluarga berterima kasih kepada tim medis karena kondisi Rehan membaik signifikan setelah operasi.

Juru bicara rumah sakit, Dr. Ilyas Rana, mengonfirmasi Rehan kini menjalani perawatan lanjutan di bangsal toraks.

Keberhasilan operasi ini menjadi pencapaian besar bagi institusi dan membuktikan kompetensi dokter serta fasilitas medis modern.

>>> QJMOTOR Hadiahi Pembeli Motor Liburan Gratis ke China

Fenomena Langka Fetus in Fetu

Para ahli medis menyatakan kasus fetus in fetu di rongga dada sangat jarang terjadi.

Dr. Sultan Mahmood menjelaskan kondisi ini adalah cacat bawaan di mana satu janin kembar gagal tumbuh dan terperangkap di dalam tubuh kembarannya.

"Di seluruh dunia, kondisi ini terjadi pada sekitar satu dari setiap 500.000 kelahiran. Sebagian besar kasus ditemukan di perut, sedangkan di dada sangat jarang," katanya.