Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyiapkan rekayasa lalu lintas ketat di sejumlah ruas jalan utama untuk menyambut BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026.

Langkah sterilisasi ini diambil demi menjamin keamanan dan kenyamanan puluhan ribu pelari domestik maupun internasional.

>>> PB Akuatik Indonesia Rampungkan Persiapan Kejuaraan Renang Asia di Bali

Koridor utama seperti Sudirman, Thamrin, hingga Rasuna Said akan ditutup total dari kendaraan bermotor selama perlombaan berlangsung.

Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan signifikan jumlah peserta yang mendaftar pada tahun ini.

Tidak Ada Car Free Day Selama Event

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat membuat rute pelarian harus benar-benar bebas dari aktivitas lain.

"Kami sudah memutuskan Sabtu dan Minggu tidak ada car free day karena memang semua jalur akan disterilkan supaya para pelari bisa menikmati lari dengan nikmat," ujar Pramono.

Ajang internasional ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 13–14 Juni 2026.

Hari pertama akan melombakan kategori lintasan pendek 5K dan 10K, sedangkan hari kedua khusus untuk kategori Half Marathon dan Marathon.

Data pendaftaran menunjukkan kategori Half Marathon menjadi yang paling diminati dengan 16.400 pelari.

Selanjutnya diikuti oleh kategori 10K sebanyak 15.000 orang, Marathon 8.600 orang, dan kategori 5K sebanyak 5.500 orang.

Secara keseluruhan, total peserta menembus angka 45.000 pelari, termasuk 1.012 pelari internasional dari 52 negara berbeda.

Angka ini memenuhi target yang sempat dilontarkan sebagai candaan oleh pihak pemerintah daerah pada tahun sebelumnya.

>>> TVRI Gandeng Fola Play untuk Siaran Piala Dunia 2026 di Indonesia