Kemenhaj Minta Warga Waspadai Praktik Badal Haji Fiktif dengan Tarif Murah
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyoroti praktik badal haji fiktif yang terungkap pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat menerima tawaran jasa badal haji.
>>> Metrodata Electronics Targetkan Pendapatan Tumbuh 10% di 2026
Kemenhaj mengingatkan agar calon pengguna layanan tidak mudah tergiur oleh biaya murah yang berada di bawah harga wajar.
Selain tarif, legalitas dan reputasi pihak penawar jasa juga perlu diperiksa.
Badal haji adalah pelaksanaan ibadah haji yang diniatkan untuk orang yang telah meninggal dunia atau mengalami sakit permanen.
Kondisi tersebut membuat seseorang tidak memungkinkan menunaikan haji sendiri.
Syarat Pelaksana Badal Haji
Direktur Jenderal Pengendalian Pelayanan Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, menjelaskan syarat utama pelaksana badal haji.
Orang yang membadalhajikan harus sudah pernah menunaikan ibadah haji untuk dirinya sendiri.
Pelaksana badal haji juga wajib mematuhi regulasi di Arab Saudi, termasuk memiliki tasreh atau izin resmi haji hingga memperoleh Kartu Nusuk.
Proses memperoleh tasreh memerlukan biaya sekitar Rp25 juta lebih.
Oleh karena itu, Kemenhaj menilai penawaran badal haji dengan harga terlalu murah patut dicurigai. "Kalau ada penawaran badal haji dengan biaya Rp10 juta itu seperti akal-akalan.
>>> BCA Lanjutkan Buyback Saham Maksimal Rp5 Triliun
Nilainya tidak rasional," ujar Harun.
Tips Menghindari Penawaran Badal Haji Fiktif
Harun mengakui Kemenhaj masih membebaskan masyarakat untuk meminta bantuan pihak lain dalam badal haji.
Ketentuan ini berlaku bagi yang ingin membadalhajikan anggota keluarga yang tidak termasuk jamaah haji tahun berjalan.
Masyarakat diimbau menerapkan langkah pencegahan agar tidak menjadi korban penipuan. Caranya dengan menilai kewajaran biaya, memeriksa rekam jejak pihak yang merekomendasikan, dan menggunakan biro perjalanan berizin resmi.
Update Terbaru
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Pelaku Serangan Pride Berlin Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Percakapan Terakhir Oliver Tree dengan Sang Ibu: Antusiasme untuk Perjalanan Helikopter yang Fatal
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Profesor Sejarah Temukan Harta Karun Emas Zaman Besi Terbesar di Inggris
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Jika Internet Padam Global, Kekacauan dan Satu Miliar Orang Diprediksi Tewas
Senin / 27-07-2026, 01:56 WIB
Olah TKP Klinik Kebayoran Baru, Polisi Amankan Bantal Biru dan Sepeda Motor
Senin / 27-07-2026, 01:22 WIB
Pengemudi Tabrak Peserta Parade LGBT di Berlin, 1 Tewas dan 16 Luka
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB
PDIP Sejalan dengan Prabowo dalam Bela Negara dan Kepentingan Nasional
Senin / 27-07-2026, 01:21 WIB







