Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 120 peserta haji Indonesia masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyatakan mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak terbang.

in1

>>> Buruh Gaji Rp8 Juta Termasuk MBR, Bisa Beli Rumah Subsidi

Pernyataan itu disampaikan Gus Irfan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/6).

Jemaah yang masih dirawat tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia hingga dapat kembali ke tanah air.

Petugas haji yang masih berjaga akan terus memantau kondisi kesehatan mereka.

Jika kondisi membaik dan dinyatakan dapat terbang, mereka akan dipulangkan ke Indonesia.

Gus Irfan menegaskan bahwa meskipun kloter sudah pulang, jemaah akan tetap dipulangkan setelah dokter menyatakan layak terbang.

Hingga hari ini, tercatat 350 orang jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi.

>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Tampil Mesra di Acara NFL Usai Akhir Pekan Terpisah

Menurut Menhaj, angka tersebut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, namun tetap harus ditekan.

Kemenhaj akan memperketat dan memperkuat istitha'ah kesehatan jemaah pada tahun depan.

Sebelumnya, jemaah yang telah tiba di Indonesia hingga Selasa berjumlah 149.726 orang atau 387 kelompok terbang.

Masih tersisa 130 kloter di Madinah yang akan berangsur kembali ke tanah air.

Gus Irfan mengatakan Makkah sudah bersih dari jemaah, dan sekitar 29 persen jemaah masih berada di Madinah.

>>> Rusia Kerahkan Jet Bomber Tu-160 di Laut Norwegia, Latihan 16 Jam

Petugas haji akan berangsur pulang hingga kepulangan terakhir pada 4 Juli 2026.