Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026.

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam pecahan satu gram berada di posisi Rp 2.689.000.

>>> PTBA Setujui Dividen Rp1,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Angka tersebut anjlok Rp 24.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang tercatat Rp 2.713.000 per gram.

Penurunan ini sejalan dengan koreksi harga emas global yang terus berlanjut.

Berdasarkan data Trading Economics pada pukul 16.50 WIB, harga emas dunia berada di level US$ 4.095 per ons troi.

Dalam sebulan terakhir, komoditas ini telah menyusut 13,31% dan secara year to date turun 5,38%.

Konsolidasi Wajar dan Prospek Positif

Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menilai penurunan harga emas Antam ke rentang Rp 2,68 juta hingga Rp 2,71 juta per gram merupakan siklus konsolidasi yang wajar.

Menurutnya, pergerakan ini sehat setelah sebelumnya emas sempat menyentuh titik tertinggi di Rp 3,16 juta.

Secara struktural, prospek logam mulia untuk jangka menengah hingga panjang tetap positif.

Hal ini didukung oleh arah kebijakan suku bunga global, ketegangan geopolitik, serta langkah bank sentral dunia dalam mendiversifikasi cadangan devisa.

>>> Energi Mega Persada Tetapkan Harga Rights Issue Rp310 per Saham

Faktor domestik seperti volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi bantalan yang menjaga harga emas dalam negeri agar tidak merosot terlalu dalam.

Strategi Akumulasi Bertahap

Dalam menghadapi penurunan sekitar 16% ini, Sutopo merekomendasikan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau pembelian secara berkala.

Metode ini dinilai mampu melepaskan beban psikologis investor dari upaya menebak titik terendah pasar.