Upaya tersebut termasuk membentuk Renminbi (RMB) Clearing Bank di Indonesia.

Selain tiga poin utama, BI dan PBOC juga menyepakati MoU pembentukan Renminbi Clearing Arrangement di Indonesia.

Fasilitas ini bertujuan menyokong ekosistem RMB domestik melalui penyediaan likuiditas renminbi yang memadai untuk perdagangan dan investasi.

Gubernur PBOC Pan Gongsheng menyatakan bahwa Indonesia dan Tiongkok memegang tanggung jawab bersama sebagai ekonomi utama dan mitra strategis di kawasan untuk memperdalam kemitraan keuangan.

Penguatan kerja sama ini diharapkan berkontribusi terhadap kemakmuran dan stabilitas kawasan serta mendukung ketahanan ekonomi kedua negara.

Otoritas moneter menilai berbagai hasil kesepakatan ini menjadi tonggak sejarah penting yang dapat memangkas biaya pemrosesan transaksi bagi dunia usaha dan masyarakat.

>>> PT Bangun Kosambi Sukses Tbk Redam Dampak Pelemahan Rupiah

Langkah ini diyakini memperkokoh stabilitas sistem keuangan kedua belah pihak.