System Shift: Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia ala Prof. Raymond
Namun melalui System Shift, Prof. Raymond melangkah melampaui disiplin asalnya dan membawa pendekatan berpikir sistemik ke dalam pembacaan perubahan global.
>>> India Panggil Diplomat AS Usai Kapal Tanker Diserang di Teluk Oman
Buku ini dikembangkan melalui tiga lapisan utama pembahasan. Pertama, menunjukkan bahwa berbagai peristiwa global pada dasarnya merupakan ekspresi dari proses struktural yang lebih dalam.
Kedua, mengurai bagaimana sistem ekonomi, politik, teknologi, lingkungan, dan institusi sosial saling terhubung dan menciptakan fragilitas yang sering kali tidak terlihat selama periode stabil.
Ketiga, menerjemahkan kerangka tersebut ke dalam tiga belas instrumen operasional untuk membantu pembaca mengenali arah pergeseran sistem, membaca titik tekanan, dan memahami perubahan sebelum dampaknya muncul ke permukaan.
Dengan lebih dari 200 publikasi internasional terindeks Scopus dan puluhan paten, Prof. Raymond dikenal sebagai ilmuwan multidisipliner Indonesia dengan rekam jejak riset luas di bidang biomedis dan inovasi farmasi.
Ia merupakan penerima SINTA Awards dari Kementerian Riset dan Teknologi pada 2018 dan 2020, anggota Sigma Xi, serta aktif dalam berbagai jejaring ilmiah internasional.
Prof. Raymond juga dikenal sebagai pelopor pengembangan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) melalui platform DLBS.
Salah satu produk hasil riset tersebut, Stimuno, telah dipasarkan hingga ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.
Membangun Cara Membaca Realitas yang Lebih Dalam
Menurut Prof. Raymond, System Shift bukan sekadar buku tentang krisis global, melainkan upaya membangun cara membaca realitas yang lebih dalam dan lebih struktural.
Dunia, menurutnya, tidak terutama berubah karena satu peristiwa tunggal, melainkan karena sistem yang menopangnya terus bergerak, menyerap tekanan, dan perlahan mengubah keseimbangan internalnya sendiri.
Melalui System Shift, Prof. Raymond berharap pembaca dapat melihat bahwa tantangan dunia modern tidak dapat dipahami hanya melalui fragmen-fragmen peristiwa yang terpisah.
Yang diperlukan adalah kemampuan membaca hubungan antarstruktur, mengenali pola tekanan yang tersembunyi, dan memahami bagaimana perubahan besar sebenarnya mulai terbentuk jauh sebelum terlihat di permukaan.
>>> Huawei Siap Luncurkan MatePad Mini di Indonesia, Tablet Tipis 5,2 mm
Buku System Shift: Reading the World as Structure in Motion saat ini sedang dipersiapkan versi bahasa Indonesia, menyusul kesuksesan versi bahasa Inggris yang telah lebih dahulu diterbitkan.
Update Terbaru
Stres dan Makan Larut Malam Tingkatkan Risiko Gangguan Pencernaan
Kamis / 11-06-2026, 19:16 WIB
Kemenperin: Pelemahan Rupiah Belum Tekan Industri Tekstil Nasional
Kamis / 11-06-2026, 19:16 WIB
Summarecon Agung Berharap Insentif PPN DTP Berlanjut Tahun Ini
Kamis / 11-06-2026, 19:16 WIB
Aturan Potongan Komisi Perpres Ojol Belum Terlaksana di Lapangan
Kamis / 11-06-2026, 19:16 WIB
DPR dan Pemerintah Sahkan KEM-PPKF RAPBN 2027, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,8-6,5 Persen
Kamis / 11-06-2026, 19:13 WIB
Smoking Behind the Supermarket with You Rilis Trailer Utama, Tayang 9 Juli
Kamis / 11-06-2026, 19:13 WIB
Aespa Catatkan Album Kedua 'Lemonade' sebagai Million-Seller Kedelapan
Kamis / 11-06-2026, 19:13 WIB
Dokter Ingatkan Gen Z Waspadai Bahaya Fatty Liver Akibat Kopi Kekinian
Kamis / 11-06-2026, 19:12 WIB
Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Ikuti Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 11-06-2026, 19:12 WIB
Samator Indo Gas Bagikan Dividen Rp35 Miliar ke Pemegang Saham
Kamis / 11-06-2026, 19:12 WIB
Mehdi Taremi Soroti Ketegangan Pemeriksaan Piala Dunia 2026 di AS
Kamis / 11-06-2026, 19:12 WIB
Stasiun Televisi Siarkan Pertandingan Uji Coba Portugal Lawan Chile Malam Ini
Kamis / 11-06-2026, 19:11 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino Bela Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Dikritik Mahal
Kamis / 11-06-2026, 19:11 WIB
Chery Group Catat Rekor Ekspor Global, Perkuat Investasi di Indonesia
Kamis / 11-06-2026, 19:11 WIB






