PT TASPEN (Persero) berkolaborasi dengan Komisi Informasi Pusat (KIP) mengadakan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Kantor Cabang TASPEN Purwokerto pada 4 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari 25 ASN menjelang Batas Usia Pensiun (BUP) dan 25 pensiunan.

>>> Bank Dunia: Ruang Fiskal Indonesia Tertekan, Defisit Dekat Batas UU

Acara tersebut menghadirkan Komisioner KIP Samrotunnajah Ismail, Branch Manager TASPEN Purwokerto Yanuar Faqih Hidayat, serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) TASPEN Rizky Bachrudin.

Pentingnya Keterbukaan Informasi bagi Pensiunan

Corporate Secretary TASPEN Henra menjelaskan bahwa keterbukaan arus informasi sangat krusial untuk memudahkan pensiunan mengakses program dan jaminan sosial.

"Keterbukaan informasi memiliki peran penting dalam membantu peserta memperoleh informasi yang dibutuhkan terkait program dan layanan TASPEN," ujar Henra.

Ia menambahkan bahwa melalui kolaborasi dengan KIP, TASPEN berupaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai hak atas informasi publik dan memastikan kemudahan memperoleh informasi yang akurat.

Para peserta mendapat pemaparan tata cara pengajuan permohonan informasi resmi serta pengenalan kanal digital TASPEN.

>>> Poco F8 Ultra Kembali Tersedia di Seluruh Kanal Penjualan Resmi

KIP menegaskan pentingnya transparansi sebagai instrumen utama tata kelola pelayanan publik yang responsif.

TASPEN mengintegrasikan keterbukaan informasi melalui platform digital seperti aplikasi Andal by Taspen, situs resmi PPID, dan layanan langsung di 57 kantor cabang.

Atas konsistensinya, TASPEN meraih predikat Badan Publik Informatif tahun 2025 dengan nilai 98,61.

Langkah edukasi berkala ini dirancang untuk menyelaraskan pelayanan jaminan sosial dengan program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan efisiensi pemerintahan.

>>> Astra International Kuasai 56% Pasar Otomotif pada Mei 2026

"Melalui keterbukaan informasi yang semakin baik, kami ingin memastikan setiap peserta dapat memahami hak, manfaat, dan layanan yang tersedia," kata Henra.