Tim juga menemukan satelit yang sama telah mengganggu sinyal sistem navigasi Bei Dou milik China sejak Juni 2020 dengan cara identik.

"Jelas bahwa salah satu kemampuan utama satelit Rusia ini adalah gangguan dan penolakan sistem navigasi GPS dan Bei Dou," tulis para peneliti.

Ancaman Senjata Jamming Skala Benua

Hal paling mengkhawatirkan adalah potensi modifikasi sistem menjadi senjata jamming GPS masif di masa depan.

"Sedikit perubahan frekuensi dan peningkatan daya pancar dapat mencegah penerimaan satu atau kedua sistem di area berukuran benua," tulis peneliti.

Dengan konfigurasi yang sedikit diubah, satelit Rusia berpotensi melumpuhkan navigasi GPS dan Bei Dou di wilayah seluas Eropa atau Amerika Utara.

Humphreys memperingatkan Rusia bisa mengubah strategi dari menargetkan pesawat tertentu hingga memblokir seluruh sektor wilayah udara.

Skala gangguan bergantung pada lokasi sumber.

Sumber di pesawat memiliki jangkauan 450 km, di darat 50 km, sedangkan dari luar angkasa bisa mencapai skala benua.

Sebelumnya, dua kasus transmisi satelit yang mengganggu sinyal GPS dianggap sebagai kesalahan teknis, bukan aksi sengaja.

>>> Robot Humanoid SeeLight S1 Mulai Uji Coba Pekerjaan Rumah Tangga

Kedutaan Besar Rusia di AS menolak berkomentar. Petinggi Angkatan Udara AS sudah diberitahu mengenai gangguan tersebut.