Menteri Keuangan Purbaya Bidik Inflasi 1,5 Persen Hingga 3,5 Persen pada 2027
Pemerintah menetapkan target inflasi sebesar 1,5 persen hingga 3,5 persen untuk tahun 2027. Target ini akan dicapai melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa koordinasi dengan bank sentral terus diperkuat.
>>> John Herdman Andalkan Pemain Domestik untuk Piala AFF 2026
Langkah ini untuk mengantisipasi risiko imported inflation dan menjaga stabilitas harga komoditas utama, terutama pangan dan energi.
"Koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat untuk memastikan kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras tanpa menimbulkan crowding out effect," ujar Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (10/6/2026).
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Mei 2026 sebesar 3,08 persen secara tahunan (yoy).
Angka ini lebih tinggi dari proyeksi konsensus 2,94 persen dan meningkat dibanding inflasi April yang tercatat 2,42 persen.
Tekanan harga meluas ke hampir seluruh kelompok pengeluaran di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.
Kelompok makanan dan minuman naik 4,94 persen, transportasi 2,3 persen, restoran 2,24 persen, kesehatan 1,70 persen, pendidikan 1,15 persen, dan perawatan pribadi melonjak 10,35 persen.
Indikator Makro Ekonomi 2027
Pemerintah juga menetapkan sejumlah indikator makro ekonomi utama untuk menjaga ketahanan anggaran pada 2027.
>>> 5 Aplikasi untuk Mengetahui Sandi WiFi yang Dibagikan Publik
Suku bunga SBN tenor 10 tahun dipatok pada rentang 6,5 persen hingga 7,3 persen.
Defisit APBN 2027 dijaga ketat di kisaran 1,80 persen hingga maksimal 2,40 persen dari PDB.
Target ini lebih rendah dibandingkan realisasi defisit APBN 2025 yang mencapai 2,92 persen.
Pendapatan negara ditargetkan sebesar 11,82 persen hingga 12,40 persen dari PDB.
Sementara itu, alokasi belanja negara ditetapkan pada kisaran 13,62 persen hingga 14,80 persen dari PDB.
Pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi di angka 5,8 persen hingga 6,5 persen sebagai pijakan menuju target 8 persen pada 2029.
Di sektor energi, asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$70-US$95 per barel.
>>> Islam Melarang Umatnya Melamar Wanita yang Sedang Masa Iddah
Target lifting minyak bumi sebesar 602.000 hingga 615.000 barel per hari. Sementara lifting gas bumi ditargetkan 934.000 hingga 977.000 barel setara minyak per hari.
Update Terbaru
Apple Rilis MacBook Neo Termurah 2026, Guncang Pasar Gadget Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 22:28 WIB
Cristiano Ronaldo Berpotensi Cetak Rekor Enam Piala Dunia
Rabu / 10-06-2026, 22:28 WIB
Piala Dunia 2026 Hadirkan Perubahan Besar Dibanding Edisi 1994
Rabu / 10-06-2026, 22:26 WIB
Texas Hampir Salip California dalam Penjualan Mobil Baru, Banyak yang Bayar Tunai
Rabu / 10-06-2026, 22:25 WIB
Thomas Tuchel Sebut Timnas Inggris Bukan Favorit Utama Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 22:24 WIB
FIFA Pastikan Wasit Terbaik Afrika Omar Artan Absen di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 22:24 WIB
Tiga Negara Siapkan Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Berbeda
Rabu / 10-06-2026, 22:21 WIB
Harga BBM Pertamax Naik Menjadi Rp 16.250 Per Liter
Rabu / 10-06-2026, 22:20 WIB
Ketegangan Timur Tengah Paksa Pertemuan ICANN87 Relokasi ke Bali
Rabu / 10-06-2026, 22:16 WIB
Federasi Sepak Bola Senegal Klarifikasi Video Pemeriksaan Keamanan Pemain
Rabu / 10-06-2026, 22:16 WIB
Salesforce PHK 86 Karyawan, Right Sizing di Era AI
Rabu / 10-06-2026, 22:16 WIB
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50% untuk Jaga Rupiah
Rabu / 10-06-2026, 22:15 WIB
IHSG Melejit 2,71 Persen ke Level 5.902,37 pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 22:15 WIB
5 Teknologi dan Aturan Baru di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 22:12 WIB






