Suku bunga hipotek jangka panjang di Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi dalam hampir 12 bulan pada 23 Juli 2026.

Kenaikan ini dipicu oleh melambungnya harga bahan bakar dan tekanan inflasi yang terus berlanjut.

>>> Badai Tropis Bertha Bergerak ke Daratan Dekat Perbatasan Texas-Louisiana

Freddie Mac melaporkan bahwa suku bunga tetap 30 tahun naik menjadi 6,58 persen dari 6,55 persen pekan sebelumnya.

Sementara itu, data harian dari Mortgage News Daily menunjukkan suku bunga teratas mencapai 6,77 persen pada 22 Juli.

Ini merupakan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, yang meningkatkan biaya pinjaman bulanan bagi calon pembeli rumah. Kondisi ini memperpanjang penurunan penjualan rumah yang sudah berlangsung sejak 2022.

Suku bunga untuk KPR 15 tahun juga naik, dari 5,93 persen menjadi 5,96 persen pekan ini, menurut data Freddie Mac.

Kenaikan Imbal Hasil Obligasi dan Dampaknya

Suku bunga KPR sangat terkait dengan imbal hasil Treasury 10 tahun, yang melonjak ke 4,7 persen pada Kamis dari 4,57 persen sepekan sebelumnya.

Imbal hasil telah melonjak sejak akhir Februari ketika harga minyak mentah melonjak akibat konflik di Iran.

Hal ini memicu ekspektasi inflasi yang lebih luas di kalangan investor obligasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter Federal Reserve.

>>> Brian Johnson Hadapi Sidang Konfirmasi Calon Kepala CFPB

Biaya pinjaman yang lebih tinggi dan harga rumah yang masih mahal terus membatasi daya beli.

Penjualan rumah saat ini berada di sekitar laju tahunan 4 juta transaksi, jauh di bawah norma historis 5,2 juta.

Harga bahan bakar yang tinggi pada Juli semakin menggerus anggaran rumah tangga setelah sempat mereda dalam data CPI Juni.