Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan anggota DEN Chatib Basri ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (9/6/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung tertutup itu memicu spekulasi karena terjadi di tengah beredarnya isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.

>>> Daftar Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco per 9 Juni 2026

Usai pertemuan, Chatib Basri mengaku hadir setelah menerima undangan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Namun, ia belum mengetahui agenda spesifik yang dibahas bersama Presiden.

"Tanya pak Luhut. Rame-rame kok," kata Chatib kepada wartawan.

Mantan Menteri Keuangan itu juga enggan menanggapi rumor yang menyebutkan dirinya akan masuk ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih.

"Saya enggak tahu," ujarnya.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan terpisah. Ia mengatakan pemanggilan tersebut merupakan agenda rutin pelaporan berkala dari lembaga yang dipimpinnya.

>>> Rupiah Menguat 129 Poin ke Rp 18.058 per Dolar AS

"Ya, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu," kata Luhut.

Sebelum pertemuan ini, pemerintah telah memberikan klarifikasi resmi untuk meredam spekulasi mengenai pergantian menteri, termasuk isu pergeseran posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menegaskan pada Senin (8/6/2026) bahwa Presiden Prabowo belum memiliki rencana merombak kabinet dalam waktu dekat.

"Sekali lagi dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana (reshuffle).

Kalau tadi disebutkan perombakan apalagi besar-besaran terhadap Kabinet Merah Putih, belum ada," tegas Prasetyo.

>>> Pengembang Tiongkok Jual Apartemen Lantai 34 pada Gedung 32 Lantai

Menurut Prasetyo, seluruh jajaran menteri saat ini masih fokus pada pelaksanaan program pembangunan nasional. Pemerintah memprioritaskan percepatan pelayanan publik dan penyelesaian agenda kerja agar dampaknya segera dirasakan masyarakat.