Satgas Pangan Selidiki Dugaan Kartel Sawit Petani di Indonesia
Satuan Tugas Pangan Polri menduga adanya praktik kartel dalam transaksi pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit milik petani.
Dugaan ini muncul setelah harga TBS turun tidak wajar di tengah lonjakan harga minyak sawit mentah dunia.
>>> Saham Chandra Asri Pacific Melonjak 22,99% di Tengah Pelemahan IHSG
Kepala Satgas Pangan Polri Ade Simanjuntak menyatakan bahwa fenomena transaksi yang tidak wajar ini patut dicurigai. "Padahal CPO di dunia naik.
Jadi kami menduga adanya indikasi kartel di sini, atau persekongkolan jahat untuk menyepakati TBS turun saat harga CPO cenderung naik," ujarnya.
Penyelidikan atas indikasi persekongkolan ini akan berjalan bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Polri berkomitmen memberikan perlindungan hukum tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Dukungan juga datang dari Kementerian Pertanian yang menemukan ratusan korporasi kelapa sawit belum menyesuaikan tarif pembelian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sekitar 300 dari total 1.900 perusahaan akan diperiksa.
>>> Jaya Real Property Bagikan Dividen Rp400,23 Miliar, Siap Buyback Rp100 Miliar
"Yang 300 ini akan kita periksa. Kita akan cek kenapa dia tidak menaikkan seperti semula.
Bahkan harusnya naik 10% daripada harga sebelumnya karena ada selisih nilai dolar sekarang 18.000," jelas Amran.
Menanggapi tudingan tersebut, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan bahwa seluruh anggotanya patuh pada regulasi penetapan harga.
Ketua Umum Gapki Eddy Martono menegaskan bahwa harga yang ditetapkan sudah fair.
"Di sini harga yang ditetapkan saya fair.
>>> Bombardier Investasi US$78 Juta Perluas Fasilitas Perawatan di Singapura
Harga penetapan ini berlaku 2 minggu atau 1 bulan, jadi justru harga TBS mitra ini tidak terjadi penurunan," tegas Eddy.
Update Terbaru
Daftar Negara Juara Piala Dunia Terbanyak Sepanjang Sejarah
Selasa / 09-06-2026, 16:24 WIB
John Herdman Puji Fleksibilitas Taktik Timnas Indonesia Usai Tekuk Oman
Selasa / 09-06-2026, 16:24 WIB
Lion Air dan Super Air Jet Bantah Isu Bagasi Gratis Dihapus, Tetap 10 Kg
Selasa / 09-06-2026, 16:24 WIB
Xiaomi Siapkan Redmi K100 dengan Layar 2K untuk HP Gaming Tangguh
Selasa / 09-06-2026, 16:20 WIB
Bapenda Jateng Tagih Tunggakan Pajak Kendaraan Rp3 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 16:20 WIB
BookCabin Travel Fair 2026 Tawarkan Diskon dan Cashback Rp1 Juta
Selasa / 09-06-2026, 16:19 WIB
Olympique Lyonnais Laporkan Dugaan Penggelapan Dana ke Kejaksaan Lyon
Selasa / 09-06-2026, 16:17 WIB
Bank Raya Perkuat Dana Murah Antisipasi Kenaikan BI Rate
Selasa / 09-06-2026, 16:17 WIB
BIFAN Rayakan 30 Tahun dengan Gebrakan AI dan Teknologi Baru
Selasa / 09-06-2026, 16:17 WIB
Konflik Lebanon Picu Ancaman Perang Skala Penuh di Timur Tengah
Selasa / 09-06-2026, 16:16 WIB
Kontestan MasterChef AS Pukau Gordon Ramsay dengan Roti Canai
Selasa / 09-06-2026, 16:16 WIB
Luhut Laporkan Kondisi Ekonomi Nasional ke Presiden Prabowo
Selasa / 09-06-2026, 16:16 WIB
Gubernur Malut Ungkap Krisis Fiskal Gaji PPPK di DPR
Selasa / 09-06-2026, 16:16 WIB
Michael Olise Cetak Hattrick, Prancis Kalahkan Irlandia Utara
Selasa / 09-06-2026, 16:15 WIB






