Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri pertandingan ketiga babak Final NBA 2026 antara San Antonio Spurs dan New York Knicks di Madison Square Garden pada Senin malam waktu setempat.

Kehadiran Trump menjadikannya sebagai presiden AS pertama yang aktif menjabat yang menyaksikan langsung laga Final NBA.

>>> Piala Dunia 2026 Gunakan Teknologi Offside Semi-Otomatis untuk Pertama Kalinya

Pengamanan ketat di sekitar arena dipimpin oleh Secret Service bersama Kepolisian New York (NYPD).

Otoritas keamanan menyegel beberapa blok di sekitar arena sejak pukul 4 sore dan menerapkan zona sterilisasi.

Pagar perimeter setinggi 10 kaki dipasang, dan acara nonton bareng luar ruangan yang biasanya dihadiri ribuan penggemar terpaksa dibatalkan.

Pengetatan ini memicu respons dari para pendukung Knicks yang sudah berkumpul sejak siang hari.

"Dia bisa saja memilih hari lain. Malam ini adalah untuk para penggemar.

Anda membuat orang-orang menjauh dari Garden. Ini bukan saat yang tepat," kata Joanne Cadden, pendukung Knicks asal Bronx.

Pemeriksaan ketat juga menutup akses jalan di antara West 30th dan West 35th Streets serta Sixth dan Eighth Avenues.

"Ini terlihat seperti penjara," tambah Cadden sambil menunjuk pagar dan pos pemeriksaan.

>>> Cekcok di Jalan Raya Ternyata Dipicu Gangguan Psikologis Tersembunyi

Dampak perubahan atmosfer juga dirasakan warga lain yang datang ke Midtown meski tanpa tiket pertandingan.

"Itu mengubah segalanya. Apakah dia harus berada di sini?

Saya rasa dia tidak seharusnya datang, tetapi dia datang. Dia dulunya adalah penggemar Knicks.

Tapi sekarang sedikit berbeda. Menjauhlah saja," kata Rich Becker, penggemar Knicks dari Queens.

Kekhawatiran soal prosedur pemeriksaan berlapis juga memicu kecemasan penonton akan keterlambatan memasuki tribun sebelum laga dimulai.

"Ada beberapa kekhawatiran. Tidak semua orang akan berada di kursi mereka saat kick-off," ujar Becker.

Trump menyaksikan pertandingan dari boks pemilik klub bersama pemilik New York Knicks James Dolan dan Sekretaris Interior Doug Burgum.

>>> Indeks Dolar AS Merosot ke Bawah 100, Tertekan Kesepakatan Iran-Israel

Pengamanan serupa pernah diterapkan saat Trump menghadiri final tunggal putra US Open tahun lalu di Queens yang menyebabkan antrean panjang penonton.