Kasus adu mulut hingga kontak fisik antar pengguna jalan masih kerap terjadi.

Persoalan yang memicu pertikaian biasanya sepele, seperti perebutan jalur di penyempitan jalan atau tidak diberi ruang saat menyalip.

>>> Indeks Dolar AS Merosot ke Bawah 100, Tertekan Kesepakatan Iran-Israel

Perilaku saling memotong dan enggan mengalah ini langsung mengganggu stabilitas emosional pengemudi. Hilangnya kendali emosi merupakan bentuk gangguan konsentrasi yang sangat berbahaya bagi keselamatan.

Hidden Problem di Balik Kemudi

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menjelaskan, gangguan konsentrasi tidak selalu berupa hal fisik.

Ada jenis gangguan psikologis tertentu yang dikategorikan sebagai masalah tersembunyi atau hidden problem.

"Mental problem ini adalah kelompok hidden problem. Jadi sesuatu yang tidak terlihat, yang tahu adalah si sopirnya sendiri," ujar Jusri.

Menurutnya, variasi gangguan mental ini sangat beragam. Mulai dari beban pikiran internal hingga stimulus eksternal yang memicu emosi spontan saat berkendara.

"Misalnya problem keuangan atau keluarga yang sedang sakit, pekerjaan.

>>> Harga Emas Dunia Berpotensi Rebound ke US$ 4.381

Kemudian bisa saja dia dipicu oleh sesuatu misalnya ada orang di sebelah yang membuat dia marah akibat orang itu memotong dia atau menyalip dia," kata Jusri.

Menghindari Konflik demi Keselamatan

Pengemudi yang terpancing emosinya akibat perilaku pengguna jalan lain otomatis masuk dalam jebakan distraksi mental berbahaya. Kondisi ini membuat perhatian utama untuk mengoperasikan kendaraan dengan aman menjadi teralihkan.

"Akhirnya konsentrasinya tidak kepada tugas-tugas driving-nya dia. Dan ini yang berbahaya," ucap Jusri.

Ketika emosi marah sudah menguasai proses berpikir, durasi respons pengemudi dalam mengantisipasi potensi bahaya akan merosot tajam.

Fokus yang mengabur membuat pengendara rentan mengambil tindakan nekat atau memicu kecelakaan fatal.

Oleh karena itu, setiap pengendara wajib menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

>>> iMe Indonesia Buka Tiket Konser BTS ARIRANG di Jakarta, Ini Jadwalnya

Merespons situasi dengan menurunkan ego serta memilih mengalah menjadi langkah paling tepat untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.