Studi: Larangan Ponsel di Iowa Cegah 470 Kecelakaan, Tapi Ada Margin Error 20%
Setahun setelah undang-undang hands-free berlaku di Iowa, data dari Nationwide Insurance dan Cambridge Mobile Telematics (CMT) menunjukkan pengemudi mengurangi waktu berinteraksi dengan ponsel saat mengemudi.
Namun, studi ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang membuat kesimpulan utamanya kurang definitif.
>>> Warna Kaliper Rem Nissan Bukan Sekadar Hiasan, Ini Artinya
Apa yang Ditunjukkan Data
CMT menganalisis lebih dari 140 juta perjalanan antara Juli 2025 dan Mei 2026. Hasilnya, gangguan gerakan ponsel turun 6,9 persen dan panggilan genggam turun 6,2 persen.
Pelanggan Nationwide yang menggunakan SmartRide menunjukkan penurunan lebih besar, termasuk pengurangan 13,6 persen dalam mengetuk layar setelah penegakan penuh dimulai.
Studi memperkirakan perubahan perilaku itu mencegah sekitar 470 kecelakaan, 210 cedera, tiga kematian, dan kerugian ekonomi lebih dari $20 juta.
Namun, angka itu bukan berdasarkan jumlah kecelakaan aktual, melainkan model yang menggunakan data kecelakaan historis Iowa dan estimasi dampak ekonomi federal.
Margin Error 20 Persen
Ketika Carscoops menanyakan metodologi, CMT mengakui analisis tidak mengontrol faktor seperti cuaca, volume lalu lintas, harga bahan bakar, atau kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi perilaku pengemudi.
>>> Mazda CX-90 Lebih Ringan dan Lebih Cepat dari Dodge Charger R/T?
CMT juga mengklarifikasi bahwa 470 kecelakaan yang dicegah memiliki margin error 20 persen.
Pertanyaan terbesar adalah seberapa representatif data tersebut.
Meskipun CMT menganalisis 140 juta perjalanan, kedua perusahaan tidak bisa menyebutkan berapa banyak pengemudi unik Iowa yang berkontribusi atau persentasenya terhadap total pengemudi di negara bagian itu.
Menjanjikan, Tapi Bukan Bukti
Semua ini tidak berarti larangan hands-free Iowa tidak berhasil. Data awal kecelakaan negara bagian yang melibatkan gangguan perangkat elektronik menunjukkan tren yang membaik.
Data pelanggan Nationwide dan analisis CMT yang lebih luas juga mengarah ke arah yang sama.
>>> Sepeda Listrik VW Dilengkapi Radar, Kamera Belakang, dan Kacamata Canggih
Namun, sampai ukuran sampel dan metodologi lebih transparan, studi ini lebih baik dipandang sebagai bukti kuat perubahan perilaku pengemudi daripada bukti definitif dampak keselamatan undang-undang tersebut.
Update Terbaru
KABAR DUKA! Kevin Keegan Legenda Sepakbola Inggris Meninggal Dunia di Usai 75 Tahun pada Selasa, 21 Juli 2026
Selasa / 21-07-2026, 11:43 WIB
7 Ciri Orang dengan Empati Tinggi, Lebih dari Sekadar Memahami Perasaan
Selasa / 21-07-2026, 11:43 WIB
Sering Minum Kopi, Ketahui Manfaat dan Risikonya
Selasa / 21-07-2026, 11:43 WIB
Bahlil Respons Putusan MK soal Izin Tambang, Siapkan Aturan Baru untuk Ormas dan Kampus
Selasa / 21-07-2026, 11:42 WIB
Analisis Politik di Balik Kasus Ijazah Jokowi: Prabowo Diuntungkan
Selasa / 21-07-2026, 11:42 WIB
DPR Sahkan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Jadi Undang-Undang
Selasa / 21-07-2026, 11:42 WIB
Jurnalis Spanyol Kecam Argentina Usai Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 11:42 WIB
Samsung Galaxy S26 FE dan Galaxy Tab S12 Muncul di Daftar Google, Siap Rilis September
Selasa / 21-07-2026, 11:42 WIB
Kejutan Pahit di Tengah Tahun 2026: IU Batalkan Konser Stadion Goyang dan Tunda Comeback, Ini Penjelasan Medis Lengkapnya
Selasa / 21-07-2026, 11:38 WIB
Lenny Kravitz Bongkar Rahasia Pinggang 71 Cm di Usia 62, Baru Makan Jam 4 Sore
Selasa / 21-07-2026, 11:38 WIB
Dana Pensiun Malaysia Rugi Rp850 Miliar Akibat Investasi di eFishery
Selasa / 21-07-2026, 11:38 WIB
Ribuan Polisi Kawal Demo di Jakarta Pusat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Selasa / 21-07-2026, 11:38 WIB
Petugas Kesulitan Evakuasi Dua Korban di Reruntuhan Rumah Grand Polonia
Selasa / 21-07-2026, 11:35 WIB







