Minum kopi sudah menjadi kebiasaan banyak orang, baik untuk memulai hari maupun menjaga fokus saat bekerja. Namun, sering muncul pertanyaan apakah kebiasaan ini baik untuk kesehatan.

Jawabannya tergantung pada jumlah konsumsi, kondisi tubuh, dan cara penyajian. Kopi mengandung kafein, antioksidan, vitamin, serta senyawa bioaktif yang bermanfaat jika dikonsumsi dalam batas wajar.

>>> Bahlil Respons Putusan MK soal Izin Tambang, Siapkan Aturan Baru untuk Ormas dan Kampus

Sebaliknya, konsumsi berlebihan dapat memicu efek samping. Berikut penjelasan lengkap tentang manfaat dan risiko minum kopi setiap hari.

Apa yang Terjadi pada Tubuh Setelah Minum Kopi?

Setelah diminum, kafein mulai diserap tubuh dalam waktu 15 hingga 45 menit. Zat ini menghambat adenosin, senyawa di otak yang menyebabkan rasa lelah dan kantuk.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih segar, kewaspadaan meningkat, dan konsentrasi membaik. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa efek kafein mencapai puncak sekitar satu jam setelah konsumsi.

Durasi efek bervariasi tergantung usia, metabolisme, kebiasaan minum kopi, dan kondisi kesehatan.

Itulah sebabnya ada orang yang tetap bisa tidur setelah minum kopi malam, sementara yang lain sulit tidur hanya karena satu cangkir sore.

Manfaat Minum Kopi bagi Kesehatan

Kafein bekerja sebagai stimulan alami yang membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Banyak orang mengonsumsi kopi sebelum bekerja, belajar, atau mengemudi jarak jauh.

Namun, kopi bukan pengganti istirahat. Jika tubuh kurang tidur, manfaatnya hanya bersifat sementara.

Selain kafein, kopi mengandung antioksidan seperti polifenol dan asam klorogenat. Harvard T.

H. Chan School of Public Health menyebutkan senyawa ini melindungi sel dari radikal bebas dan berkontribusi pada kesehatan jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.