Setelah dipanen, buah kopi harus melalui proses pascapanen sebelum menjadi green bean yang siap disangrai.

Pada tahap ini, kulit buah, lendir (mucilage), proses fermentasi, dan pengeringan diolah dengan cara berbeda sehingga memengaruhi karakter rasa kopi.

>>> Xi Jinping di WAIC 2026: China Resmikan Aliansi AI Global, Tantang Dominasi AS

Perbedaan metode pengolahan membuat biji kopi dari kebun yang sama dapat menghasilkan cita rasa yang berbeda.

Washed Process menghasilkan rasa yang bersih dan segar, Natural Process lebih manis dengan aroma buah yang kuat, Honey Process menawarkan karakter yang seimbang, sedangkan Wine Process memiliki cita rasa yang lebih kompleks karena proses fermentasi.

Washed Process (Wet Process)

Washed Process merupakan metode pengolahan yang menggunakan air untuk membersihkan biji kopi setelah kulit buah dikupas.

Proses ini banyak digunakan karena mampu menghasilkan cita rasa yang bersih dan konsisten.

Cara prosesnya dimulai dengan memanen dan menyortir buah kopi berdasarkan kualitas. Kulit buah dikupas menggunakan mesin pulper, lalu lapisan lendir difermentasi dan dicuci hingga bersih.

Biji kopi kemudian dijemur sampai kadar air sesuai standar.

Karakter rasa yang dihasilkan adalah clean cup atau rasa yang bersih. Karakter asal daerah kopi lebih menonjol, dengan tingkat keasaman cerah dan segar serta body ringan hingga sedang.

Natural Process (Dry Process)

Natural Process merupakan metode pengolahan tertua.

Buah kopi dijemur utuh tanpa mengupas kulit maupun daging buah sehingga gula alami dari buah lebih banyak terserap ke dalam biji.

Buah kopi langsung dijemur setelah dipanen dan rutin dibalik agar kering merata. Setelah benar-benar kering, kulit dan daging buah baru dikupas.