Menyesap kopi di pagi hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Tak sedikit yang menambah satu gelas lagi setelah makan siang agar tetap fokus bekerja.

Kabar baiknya, kebiasaan tersebut umumnya masih tergolong aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Namun, waktu minum kopi perlu lebih diperhatikan.

>>> Polisi New York Samar Jadi Pekerja Konstruksi, Tilang 50 Pengemudi

Jika terlalu sore, kafein justru bisa mengganggu kualitas tidur hingga berdampak pada kesehatan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sekaligus peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Rony Marethianto Santoso, mengatakan kopi masih boleh dikonsumsi setiap hari, asalkan tidak berlebihan dan diminum pada waktu yang tepat.

"Ada satu jurnal yang menarik ngomong soal kafein.

Dia bilang kafein itu kalau di bawah 50 miligram satu hari itu masih aman, which is sebetulnya sekitar dua gelas.

Tapi studi tersebut memang mengajarkan bahwa kopi itu diminum sebelum jam 2 siang supaya tidak mengganggu irama jantung dan juga kualitas tidur," kata Rony dalam Media Gathering bersama Primaya Hospital Tangerang di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (14/7).

Melansir studi dari Sleep Medicine Reviews, satu cangkir kopi standar yang mengandung sekitar 107 miligram kafein sebaiknya diminum setidaknya 8,8 jam sebelum waktu tidur agar tidak mengurangi durasi tidur.

Ini berarti bila seseorang biasa tidur sekitar pukul 23.00, waktu ideal untuk menghabiskan secangkir kopi adalah sebelum sekitar pukul 14.00.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa konsumsi kafein dapat mengurangi durasi tidur sekitar 45 menit, membuat seseorang membutuhkan waktu sekitar 9 menit lebih lama untuk tertidur, serta mengurangi kualitas tidur nyenyak (deep sleep).