Rasa manis lebih dominan dengan aroma buah-buahan matang. Body tebal dan aftertaste lebih panjang menjadi ciri khas metode ini.

Honey Process (Pulped Natural)

Honey Process berada di antara Washed dan Natural. Kulit buah dikupas, tetapi lapisan lendir (mucilage) tetap dibiarkan menempel selama proses penjemuran.

Nama “Honey” berasal dari tekstur lendir tersebut, bukan karena menggunakan madu.

Prosesnya dimulai dengan mengupas kulit buah, lalu lapisan lendir tidak dibersihkan seluruhnya. Biji kemudian dijemur hingga kering bersama mucilage.

>>> Promo Bonus Top Up 100% Free Fire Juli 2026, Raih Hingga 1000 Diamond Gratis

Karakter rasa yang dihasilkan adalah manis seperti karamel dengan acidity lebih lembut dibanding Washed. Body sedang dan aroma lebih kaya dan seimbang.

Wine Process

Wine Process merupakan metode pengolahan kopi yang memanfaatkan fermentasi terkontrol lebih lama dibanding proses konvensional.

Teknik ini dapat diterapkan pada berbagai metode dasar sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang menyerupai buah fermentasi atau wine.

Buah kopi difermentasi dalam wadah tertutup atau menggunakan teknik anaerob.

Fermentasi berlangsung dalam waktu tertentu sesuai profil rasa yang diinginkan, lalu biji kopi dijemur hingga mencapai kadar air ideal.

Aroma yang dihasilkan sangat kompleks dengan nuansa berry, plum, citrus, dan buah fermentasi. Body tebal dan aftertaste panjang dengan karakter yang khas.

Perlu diketahui, Wine Process tidak mengandung alkohol; nama tersebut hanya menggambarkan karakter aroma dan cita rasa yang terbentuk selama proses fermentasi.

Cara Memilih Proses Kopi Sesuai Selera

Setiap metode pengolahan memiliki karakter yang berbeda. Anda bisa memilih sesuai preferensi rasa berikut.

Pilih Washed Process jika menyukai kopi yang bersih, ringan, dan memiliki keasaman segar. Pilih Natural Process jika menyukai rasa manis alami dengan aroma buah yang kuat.