Penerimaan Pajak Lima Bulan 2026 Tumbuh Positif, Restitusi Diperketat
Performa penerimaan pajak selama lima bulan pertama 2026 menunjukkan tren positif yang konsisten.
Realisasi hingga Mei 2026 mencapai Rp834,4 triliun atau 35,4% dari target tahun ini sebesar Rp2.357,7 triliun.
>>> Stranger Things Rajai Tayangan TV Global dan Siapkan Spinoff Baru
Pertumbuhan penerimaan pajak selalu di atas 15% secara year-on-year (yoy) sejak Januari.
Angka terendah tercatat pada April 2026 sebesar 16,1% yoy, sementara Mei 2026 melesat menjadi 22,1% yoy.
Menteri Keuangan Purbaya menyebut ada perbaikan signifikan dibandingkan tahun lalu.
Seluruh komponen pajak utama tumbuh positif, termasuk PPh Badan yang naik 23,9% yoy menjadi Rp167,6 triliun.
Defisit APBN Menyempit
Pertumbuhan positif juga terjadi pada penerimaan kepabeanan, cukai, dan PNBP.
Alhasil, defisit APBN yang sempat mencapai Rp240,1 triliun pada kuartal I/2026 kini menyempit menjadi Rp180 triliun.
Keseimbangan primer kembali surplus Rp58,6 triliun. Ini menunjukkan penerimaan negara cukup untuk membiayai belanja dan bunga utang tanpa utang baru.
>>> Guru Honorer Berhak Dapatkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Restitusi Diperketat, Pengusaha Keluhkan Likuiditas
Di sisi lain, pemerintah memperketat pengembalian lebih bayar pajak (restitusi) melalui PMK No.28/2026.
Wakil Ketua Umum Kadin Erwin Aksa mengakui banyak keluhan dari pelaku usaha, terutama sektor manufaktur dan ekspor.
Restitusi penting bagi cash flow perusahaan. Proses yang lama dan ketat dinilai menambah beban, meskipun pelaku usaha memahami perlunya pengawasan.
Kepala Riset CITA Fajry Akbar menyebut ada missing link antara data penerimaan yang baik dan keluhan di lapangan.
Ia menilai pemerintah menahan hak wajib pajak, termasuk melalui deposit pajak.
Fajry memperingatkan bahwa penahanan restitusi bisa menjadi bom waktu tahun depan. Ia mencontohkan ada wajib pajak yang terpaksa tutup usaha karena restitusi tidak cair.
Menkeu Purbaya mengakui pengetatan restitusi.
>>> Prabowo Subianto Motivasi Siswa Korban Perundungan di Bali
Hingga Mei 2026, realisasi restitusi mencapai Rp170 triliun, lebih rendah dari Rp201 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Update Terbaru
Helldivers 2 dan Warhammer 40K Crossover Akan Diungkap Penuh pada 30 Juli
Jumat / 24-07-2026, 06:04 WIB
Studi Temukan Kanker Menular Langka pada Ikan Lele di Amerika Utara
Jumat / 24-07-2026, 06:04 WIB
Prancis Blokir Tesla Full Self-Driving karena Kecepatan Berlebih
Jumat / 24-07-2026, 06:03 WIB
PlayStation Berisiko Kehilangan Pasar Game Bekas Rp117 Triliun dengan Hentikan Produksi Cakram
Jumat / 24-07-2026, 06:02 WIB
Proyek Mario Kart Wii untuk PC Dikecam Gara-gara AI Vibe Coding
Jumat / 24-07-2026, 06:02 WIB
Anime Gundam Baru Diumumkan di SDCC, Terkait dengan Game yang Akan Datang
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Richard Carapaz Menang Solo di Tahap 18 Tour de France
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Trailer Baru Film Resident Evil Dirilis, Tayang September 2026
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Trump Kaitkan Kesepakatan Nuklir Saudi dengan Normalisasi Israel
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
DPR AS Setujui Resolusi Akhiri Perang Iran, Senat Tolak
Jumat / 24-07-2026, 06:00 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 Juli 2026, Lengkap dari Palur hingga Yogyakarta
Jumat / 24-07-2026, 05:58 WIB
Prabowo Yakin PDIP Akhirnya Bergabung ke Koalisi Pemerintah
Jumat / 24-07-2026, 05:57 WIB
Dedi Mulyadi Tegas Tolak Premanisme, Sebut Ancam Iklim Investasi di Jawa Barat
Jumat / 24-07-2026, 05:57 WIB







