Presiden Prabowo Subianto memberikan motivasi kepada seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, bernama Gede Bagus Abimanyu.

Siswa tersebut mengaku pernah menjadi korban perundungan.

>>> Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Mei 2026 Naik 0,7% Jadi Rp123,8 Triliun

Kisah itu dibagikan Gede Bagus secara langsung di hadapan Kepala Negara pada Senin (8/6/2026).

Perundungan dialaminya saat masih duduk di bangku sekolah dasar akibat kepribadiannya yang cenderung tertutup.

"Saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," kata Gede Bagus di hadapan Prabowo.

Pengalaman pahit itu sempat membuat Gede Bagus putus asa hingga enggan menghadiri kegiatan belajar di sekolah selama beberapa hari.

Namun, sang ibu berhasil membangkitkan kembali semangatnya.

Gede Bagus menjelaskan bahwa situasinya mulai membaik setelah ia melanjutkan pendidikan ke jenjang SRMP dan mempelajari nilai-nilai kedisiplinan serta tanggung jawab.

Ia kini menjadi anggota organisasi sekolah Duta Anti-Bullying.

"Saya harap dengan gelar ini, saya dapat mencegah bullying di sekolah ini dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan hal yang saya rasakan sebelumnya," lanjut Gede Bagus.

Pesan Prabowo untuk Korban Perundungan

Menanggapi cerita tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta Gede Bagus untuk tetap berlapang dada dan menghadapi segala ejekan dengan sikap santun.

Presiden juga berbagi pengalaman pribadi bahwa dirinya pun tidak luput dari ejekan.

"Gede Bagus. Kamu dulu diejek.

>>> Cukup 5 Menit, Olahraga Ini Bikin Warga Jepang Berumur Panjang

Nggak apa-apa ya. Nggak apa-apa diejek.

Jangankan kamu, saya sering diejek. Sampai sekarang.

Presiden pun sering diejek. Nggak apa-apa.