AS Usulkan Tarif Impor 10 Persen untuk Produk Indonesia
Pemerintah Amerika Serikat melalui Kantor Perwakilan Dagang (USTR) mengusulkan pengenaan tarif baru sebesar 10 persen terhadap produk impor asal Indonesia.
Kebijakan ini diajukan setelah tarif sebelumnya yang bersifat resiprokal berakhir pada 24 Juli 2026.
>>> Bapanas Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan untuk Tekan Kerugian Global
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan kepastian tersebut di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
"Seperti teman-teman ketahui, tarif yang ditentukan oleh pemerintah Amerika 10% tadi, yang menggantikan resiprokal itu, berakhir pada tanggal 24 Juli 2026," ujar Budi Santoso.
Indonesia Masuk Kelompok Tarif Rendah
USTR merancang kebijakan tarif berkisar 10 persen hingga 12,5 persen yang menyasar 60 negara di dunia.
Sebanyak 14 negara mendapatkan tarif 10 persen dan 46 negara lainnya dikenakan tarif 12,5 persen.
Indonesia masuk ke dalam kelompok 14 negara dengan tarif lebih rendah tersebut.
>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong Tiga Tahun
Menurut Budi Santoso, penempatan Indonesia dalam kelompok tarif rendah dipengaruhi oleh regulasi domestik yang dinilai baik oleh AS.
Faktor penilaian meliputi kepemilikan kerangka hukum terkait pencegahan tenaga kerja paksa (forced labor) dan adanya agreement on reciprocal trade (ART).
"Kenapa? Karena terkait dengan forced labor, Indonesia sudah memiliki kerangka hukum.
Dan yang kedua, Indonesia sudah memiliki agreement on reciprocal trade (ART)," jelas Budi Santoso.
Selain Indonesia, 13 negara lain yang dikenakan tarif 10 persen antara lain Kanada, Uni Eropa, Inggris, Malaysia, dan Taiwan.
>>> Portronics Titan 35: Power Bank 20.000mAh dengan Kabel Bawaan dan PD 35W
Penetapan ini masih bersifat dinamis karena pemerintah terus melakukan negosiasi dengan pihak AS.
Update Terbaru
Indonesia Ajak Perusahaan China Tingkatkan Investasi di Sektor Bernilai Tambah Tinggi
Jumat / 24-07-2026, 02:48 WIB
Anggota DPR AS Olok-Olok Rencana AI 'Odyssey' Elon Musk
Jumat / 24-07-2026, 02:48 WIB
Soulja Boy Minta Tes DNA untuk Anak 3 Tahun, Akui Tak Yakin Jadi Ayah
Jumat / 24-07-2026, 02:47 WIB
Bidakara Jakarta Gelar Where Hope Begins Rayakan Hari Anak Nasional 2026
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Penulis USA Today Bela Artikel Kontroversial soal Caitlin Clark
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Investigasi Kematian Nolan Wells: Pemilik Kapal Izinkan Polisi Geledah, Seorang Wanita Bantah Bersamanya
Jumat / 24-07-2026, 02:44 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru 'Less than a Lover' 24 Juli
Jumat / 24-07-2026, 02:37 WIB
HYOLYN Kembali dengan Mini Album Keempat 'OriginaLyn' dan Lagu Utama 'ChecK'
Jumat / 24-07-2026, 02:36 WIB
Ayah dan Anak Bos Pabrik Whip Pink Jadi Tersangka, Ini Alasannya
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa di Hari Anak Nasional
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja, Jaringan Diburu
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Nam Joo Hyuk Resmi Jadi Pemeran Utama Drama Heartbeat Karya Penulis Lovely Runner
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Roy Kim Buka Rekrutmen Anggota Generasi Ketiga Fan Club ROYROSE
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Hani EXID Bicara Kembali Berakting Setelah 3 Tahun Hiatus di Tengah Kontroversi Rumah Sakit Tunangan
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB







